Peringati Bhakti Postel

TelkomGroup Dukung Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Baru

Kawasan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur
Klik untuk perbesar
Kawasan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

RMco.id  Rakyat Merdeka - TelkomGroup berkomitmen selalu memberikan layanan internet terbaik dan cepat dalam membangun masyarakat digital guna memiliki daya saing global.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah saat memperingati ‘Hari Bhakti Postel’ di Jakarta, Jumat (27/9)

Berita Terkait : Nurbaya Puji Kalsel Sebagai Kawasan Hijau Di Ibu kota Negara

“Hari Bhakti Postel ini merupakan refleksi diri. Sejauh mana kami telah memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dan apa yang bisa diberikan kepada masyarakat. Telkom selalu menghadirkan perkembangan teknologi agar memiliki daya saing global dan sejajar dengan bangsa lain,” ujar Ririek
 
Ririek pun mengajak seluruh elemen pos dan telekomunikasi tanah air, terus berkomitmen membangun infrastruktur dan layanan teknologi informasi yang saat ini sudah menjadi denyut nadi seluruh masyarakat dunia dan menjadikan gaya hidup digital dominan di setiap sendi kehidupan. 

“Pemerataan akses informasi hingga ke seluruh pelosok negeri menjadi fokusnya dalam membangun masyarakat digital,” tambah Ririek.
 
Selain itu, Telkom mendukung penuh rencana pemindahan ibu kota baru di Kalimantan Timur, melalui pembangunan infrastruktur yang telah dibangun sebelum adanya wacana pemindahan ibu kota.

Berita Terkait : Perkuat Bisnis, PGN Perluas Pembangunan Infrastruktur Gas

Hal ini didasari dengan tujuan Telkom yang ingin mewujudkan pemerataan konektivitas di seluruh wilayah negeri dari Aceh hingga Papua serta wilayah Terluar, Terdepan, Terpencil (3T). 

Komitmen ini ditunjukkan dengan telah tergelarnya jaringan tulang punggung pita lebar serat optik milik TelkomGroup dari Sabang hingga Merauke yang dilengkapi dengan sistem komunikasi satelit yang mampu menjangkau hingga pelosok nusantara.
 
Jaringan infastruktur backbone digital yang telah digelar ini membuat posisi ibu kota baru di Kalimantan, berada tepat di tengah-tengah nusantara sehingga memiliki akses digital dengan kecepatan dan kehandalan tinggi menuju seluruh pelosok Indonesia.
 
Khusus wilayah Kalimantan, saat ini sebanyak 56 kabupaten dan 9 kotamadya sudah dilayani oleh teknologi fiber optic. 

Berita Terkait : Pembangunan Kalbar Penting Sebagai Penyangga Ibu Kota Baru

Sepanjang 9.374 km fiber optic terbentang di Kalimantan dilengkapi dengan lebih dari 17.800 BTS (Base Traceiver Station) untuk melayani komunikasi seluler milik Telkomsel. Khusus di daerah Kalimantan Timur sendiri, 2.700 km fiber optic sudah terpasang, lebih dari 5.500 BTS dan 3.200 access point.
 
Tidak hanya itu saja, Kalimantan juga terletak di tengah jalur infrastruktur International Global Gateway (IGG) Dumai-Manado, yang terhubung dengan dua jalur utama yakni arah timur melalui jaringan kabel laut SEA-US sepanjang 15.000 km menuju Guam hingga California, Amerika Serikat dan arah barat via Batam yang terhubung ke Singapura serta arah Dumai yang terhubung ke jaringan kabel laut SEA-ME-WE 5 sepanjang 20.000 km menuju Marseille, Perancis. 

Dengan konfigurasi tersebut, posisi geografis ibukota baru terhubung dengan dua infrastruktur broadband global yang memiliki kehandalan tinggi dan kapasitas yang besar untuk akses informasi ke mancanegara.
 
Selain posisi Kaltim yang strategis, kawasan ini juga relatif aman dan berbagai potensi bencana besar. Saat ini, Telkom memberikan julukan khusus kepada Kalimantan, yakni Borneo Digital Island. Julukan tersebut mengandung arti bahwa infrastruktur broadband terbaik saat ini telah tergelar 100% di seluruh Ibu kota Kabupaten dan Kota di Kalimantan dan siap menjawab kebutuhan masyarakat akan digitalisasi. [NOV]