Atasi Kemiskinan, JK: Kita Tak Bisa Bekerja Sendiri...

Wapres Jusuf Kalla
Klik untuk perbesar
Wapres Jusuf Kalla

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengingatkan tujuan terbesar dari komitmen pembangunan berkelanjutan (SDGs) adalah mengentaskan kemiskinan. 

Namun, kebutuhan biaya dalam pencapaian SDGs tidaklah sedikit. Berdasarkan pertemuan pemimpin dunia dalam Sidang Umum PBB di New York beberapa waktu lalu, disebutkan jumlah biaya agar SDGs bisa terealisasi mencapai 2,5 triliun dolar dalam setahun. 

“Biaya yang besar membuat pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu adanya kerja sama dengan berbagai pihak, kalau kita kerja sama, maka bisa dilakukan,” ujar JK di Hotel Fairmont, Jakarta, kemarin. 

Menurut JK, mengentaskan kemiskinan merupakan tujuan yang paling penting, khususnya bagi Indonesia. 

Baca Juga : Deputi Pencegahan dan Plt Juru Bicara KPK Diadukan ke Dewas

Oleh karenanya, dibutuhkan kerja sama dan pemahaman yang baik antara negara yang bersepakat, pemerintah dan pemangku kepentingan dalam penanganan masalah yang berkaitan dengan SDGs. 

“Sebelumnya Indonesia juga telah melakukan beberapa kerja sama untuk proyek SDGs. Salah satunya, adalah kerja sama Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA),” ujarnya. 

JK juga menyebut, di Indonesia, untuk menghilangkan kemiskinan, dibutuhkan lingkungan ekosistem yang baik. Salah satunya, dengan menjaga ekosistem kelautan. Ekosistem laut yang terjaga baik akan sangat membantu dalam mendorong ekonomi. 

“Ekosistem laut sangat dibutuhkan dalam mendorong ekonomi berkelanjutan. Kekayaan laut yang beraneka macam tentunya harus dijaga. Ada mineral, offshore mining, ada sumber daya lain. Laut bisa menjadi sumber energi,” tegas Wapres. 

Baca Juga : Komisi VII DPR Akan Cari Jalan Keluar Masalah Larangan Ekspor Nikel

JK melanjutkan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya bagi nelayan juga dapat mendorong upaya penjagaan ekosistem laut dari penangkapan ikan secara ilegal dan berlebihan. 

“Upaya kita tentu meningkatkan sumber daya manusia di pesisir. Tanpa peningkatan dari masyarakat pesisir, kita tidak bisa mendapatkan sumber daya alam yang baik di laut,” ujarnya. 

Peningkatan mutu nelayan di pesisir laut dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendidikan dalam menangkap ikan serta menjaga ekosistem laut. 

Program tersebut, juga telah dilakukan pemerintah melalui dua kementerian, yakni Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

Baca Juga : Wamen PUPR Keluhkan Pembangunan Di Daerah Lambat

“Selama ini nelayan mempunyai masalah, kenapa nelayan selalu miskin? Karena dia tidak punya apa-apa untuk men dapatkan sumber dana. Rumahnya di pinggir laut tentu tidak bisa dijaminkan ke bank. Maka, timbul masalah-masalah seperti itu,” ujar JK. 

Namun, dengan kerja sama dan implementasi program nasional yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), kemiskinan akan ber kurang dan Indonesia akan bisa menjadi negara maju. [NOV]