BNI, OJK, dan Pemda Jakarta Perluas Program Menabung dengan Sampah

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) menandatangani nota kesepahaman Terkait Tata Kelola Berbasis Masyarakat yang menandai peluncuran Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah, yang turut disaksikan oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara (kiri) di Jakarta, Senin (14/10). (Foto: Humas BNI).
Klik untuk perbesar
Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo (kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) menandatangani nota kesepahaman Terkait Tata Kelola Berbasis Masyarakat yang menandai peluncuran Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah, yang turut disaksikan oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara (kiri) di Jakarta, Senin (14/10). (Foto: Humas BNI).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Namanya sampah. Nama itu mewakili bau tak sedap, sesuatu yang sulit dikendalikan, dan sesuatu yang terbuang dengan sia-sia.

BNI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1, dan Pemda DKI berkolaborasi ingin membuat sampah ini lebih bermanfaat, dan justru menjadi sumber penghasilan baru.

Secara luas, dengan menggelar Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Berita Terkait : Anies: Mayoritas Pengungsi Sudah Pulang Ke Rumahnya

Gerakan ini merupakan bagian dari Program BNI Go Green yang menjadi perwujudan tanggung jawab BNI terhadap lingkungan, dimana program ini termasuk dalam salah satu program pada Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BNI.

Dengan demikian, kegiatan usaha BNI menjadi usaha yang berwawasan lingkungan.

Tahun lalu, gerakan serupa baru menjadi pilot project, sehingga terbatas hanya di Kota Administratif Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Berita Terkait : Ditanya Kebijakan Penanggulangan Banjir, Anies Masih Fokus Penanganan Korban

Tahun ini, ketiga lembaga tadi telah membulatkan tekad agar gerakan serupa dapat diperluas hingga di seluruh daerah administratif, termasuk Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program ini juga kemudian dikembangkan melalui kerjasama dengan Ketua Kwarda Provinsi DKI Jakarta pada bulan Agustus 2019 yang lalu untuk melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pramuka provinsi DKI Jakarta.

Kesepakatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung kegiatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai bagian dari perwujudan misi BNI dalam mewujudkan tanggung jawab terhadap komunitas dan lingkungan.

Berita Terkait : Stop Saling Menyalahkan

Kebetulan bulan Oktober adalah Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2019.

Acara berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, dan dihadiri oleh Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara, dan Kepala Kantor Regional 1 OJK Dhani Gunawan Idat di Jakarta, Senin (14/10).
 Selanjutnya