IndiHome Mau Pangkas Kesenjangan Digital Di Indonesia Timur

IndiHome Mau Pangkas Kesenjangan Digital Di Indonesia Timur
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Operator merah putih terus memperluas dan meningkatkan kualitas layanan IndiHome di Indonesia bagian timur. Hal ini guna memangkas kesenjangan digital. 

Direktur Consumer Service Telkom, Siti Choiriana mengungkapkan, Telkom berkomitmen tinggi menghadirkan layanan IndiHome hingga ke wilayah pelosok, khususnya di Timur Indonesia. 

Berita Terkait : Nasionalisme Terbuka (2)

“Pengembangkan jaringan tak hanya memikirkan sisi bisnis, tetapi juga pemerataan pembangunan, sesuai tugas BUMN sebagai agen perubahan,” kata Siti dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/11).
 
Diungkapkannya, sejauh ini untuk operator layanan Fiber To The Home (FTTH), hanya Telkom yang telah membangun infrastruktur, mulai dari backbone hingga jaringan akses melayani Sabang sampai Merauke. Membangun jaringan Internet di Indonesia bagian Timur merupakan tantangan bagi operator.
 
"Di sisi lain menggunakan fiber optik secara end to end sedang proses penyelesaian. Di mana solusi ini akan memberikan tingkat gangguan yang sangat minimal,” ujar Ana.
 
Telkom berkomitmen menghadirkan layanan internet di 514 Ibu Kota Kabupaten kota (IKK) termasuk wilayah 3T. Secara khusus di Kawasan Timur Indonesia, Telkom telah memiliki sebanyak 520 ribu sambungan layanan.

Saat ini, sebarannya mulai dari Sulawesi Selatan 160 ribu sambungan layanan, Sulawesi Utara (67 ribu), Sulawesi Tengah (64 ribu), Sulawesi Tenggara (39 ribu), Gorontalo (33 ribu) dan Sulawesi Barat (15 ribu) hingga Maluku (41 ribu) dan Maluku Utara (19 ribu). 

Berita Terkait : Nasionalisme Terbuka (1)

Bahkan di Papua, IndiHome telah memiliki 47 ribu sambungan layanan dan di Papua Barat sebanyak 35 ribu.
 
“Fokus kami tahun ini adalah mewujudkan “Best in Class Customer Experience”. Kita selalu bergerak cepat jika ada permintaan dan gangguan terhadap layanan, meskipun itu di daerah pelosok sekalipun,” jelas Ana. [FIK]