Hari Ketiga FESyar 2019 Hasilkan Bussiness Matching Rp 19 Triliun

Klik untuk perbesar
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah. (Foto: Merry Apriyani/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Festival Ekonomi Syariah regional Jawa 2019 yang diselenggarakan selama empat hari berlangsung meriah. Setiap hari antrean pengunjung selalu memadati Gedung Grand City Convex Hall, Surabaya, Jawa Timur, lokasi acara digelar.

Di hari ketiga, Jumat (8/10), bahkan menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi A Johansyah, jumlah pengunjung mencapai 15 ribu. Angka itu diyakini bertambah mengingat pelaksanaan tinggal satu hari lagi, dan bertepatan dengan akhir pekan.

Berita Terkait : Resmi Dibuka, FESyar Surabaya 2019 Usung Tema Sinergi Bangun Ekonomi Syariah

"Selain pengunjung yang sampai pagi tadi berjumlah 15 ribu, ada juga transaksi booth Rp 50,43 miliar. Untuk business matching jumlahnya mencapai Rp 18,99 triliun, atau dibulatkan Rp 19 triliun," ungkap Difi.

Diungkapkan lagi, mayoritas bussiness matching yang terjadi di FESyar merupakan pembiayaan dari perbankan syariah. Jumlah pembiayaannya mencapai Rp 12,6 triliun. Kemudian ada penggalangan dana sebesar Rp 4,4 triliun dan pembelian sukuk sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga : Mahfud Cepat Berubah

Menurut dia, FESyar tahun ini memang lebih banyak mengandalkan business matching dan business coaching bagi para pelaku usaha. Di samping itu, dilakukan kurasi dengan para kurator berpengalaman dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Bahkan, pihaknya banyak melibatkan pihak lain untuk membantu point mendukung pelaku usaha. Misalnya, bersama bea cukai dan Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah membuat kesepakatan untuk membantu para pelaku usaha lebih banyak melakukan ekspor.

Baca Juga : Sukmawati Offside...

"Bukan hanya pengunjung secara umum. Bahkan seminar kewirausahaan pun ramai dengan pelaku usaha. Antusiasme luar biasa di FESyar kali ini," ungkap Difi. [MER]