Longsor Di Bogor Tewaskan Dua Orang, KAI Berduka

Longsor di jalur kereta doubletrack jurusan Bogor-Sukabumi. (Foto:Istimewa)
Klik untuk perbesar
Longsor di jalur kereta doubletrack jurusan Bogor-Sukabumi. (Foto:Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat, Ditjen Perekeretaapian Achyar Pasaribu mengungkapkan, kejadian longsor di jalur kereta doubletrack jurusan Bogor-Sukabumi dipastikan tidak mengganggu perjalanan kereta api.

"Saat ini petugas masih menutup lokasi kejadian, tetapi perjalanan kereta bisa berjalan seperti biasa," katanya kepada RMCOID Sabtu (16/11).

Achyar menjelaskan, longsoran itu mengakibatkan pekerja tertimbun 5 orang korban, 2 orang meninggal, 2 orang perawatan RSUD Ciawi, dan 1 orang diizinkan pulang.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Kelima korban, yakni Sukardi (44) dan Sarpan (34) mengalami luka berat, Parjo (47) luka ringan, dan dua korban meninggal atas nama Wisnu (32) dan Sanafi (30).

"Saat ini pekerjaan pada pembangunan jalur baru dihentikan sementara. Tetapi longsoran tidak menutup jalur operasional, perjalanan kereta tidak terganggu dan aman terkendali," tegasnya.

Dirinya terus berkoordinasi dengan Polsek, Puskesmas, dan rumah sakit untuk penanganan korban yang membutuhkan tindakan perawatan.

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Di Indonesia Rentan Rawan Pangan

"Kami menyampaikan duka dan bela sungkawa kepada para korban juga pada keluarga," ujarnya.

Hal serupa ditegaskan Kepala Humas PT KAI Daops 1 Jakarta, Eva Chaerunisa. Kepada RMCOID, Eva menegaskan, jalur kereta tetap beroperasi normal.

"Terkait peristiwa longsor tersebut tidak menyebabkan dampak pada prasarana perkeretaapian sehingga seluruh perjalanan pada lintas tersebut tetap dapat berlangsung normal," ujarnya.(KPJ)