Penuhi Kebutuhan Suplai Tower Listrik, Waskita Bangun Pabrik Baja di Serang

Klik untuk perbesar
Pabrik baja yang dibangun PT Waskita Karya Infrastruktur ini berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. (Foto; Dok. WSKT)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus memperkuat lini bisnis perseroan sehingga memberi dampak maksimal bagi stakeholder. Untuk mendukung berbagai proyek infrastruktur yang dikerjakan perseroan, Waskita Karya secara konsisten dan berkesinambungan mengembangkan lini bisnis manufaktur industri konstruksi. Di antaranya dengan segera menghadirkan produk fabrikasi baja. 

Fabrikasi baja yang dibangun PT Waskita Karya Infrastruktur ini berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Pada tahap awal produksi, fabrikasi baja dilakukan untuk memenuhi kebutuhan proyek yang sedang dilaksanakan Waskita yaitu proyek transmisi 500 Kilo Volt Ampere (KVA) di Sumatera dengan total produksi tower mencapai 4.000 ton per bulan. Selain itu, fabrikasi baja ini juga memproduksi guard rail sebagai variabel keselamatan proyek jalan tol. 

Berita Terkait : Dahana Bangun Pabrik Bahan Peledak Di Timor Leste

Senior Vice President Corporate Secretary Waskita Karya, Shastia Hadiarti, menyampaikan, pabrik baja dengan total investasi sebesar Rp 230 miliar ini telah siap beroperasi. Pabrik ini direncanakan akan diresmikan pada awal Desember 2019. Pabrik baja ini didukung teknologi mesin CNC dari Eropa yang mampu menopang pertumbuhan Waskita dengan produk-produk terbaik namun tetap memiliki harga kompetitif di skala nasional. 

Pembangunan pabrik baja ini untuk mendukung penyediaan kebutuhan tower transmisi, yang kebutuhan listrik di Sumatera masih belum mencukupi. Mengingat jaringan listrik merupakan kebutuhan penting dalam pemerataan pembangunan dan penyediaan infrastruktur sebagai salah satu esensi utama dalam mendorong penanaman modal baik dalam negeri maupun asing. 

Baca Juga : Pakai Seragam Dinas, Kehadiran Anies Di Reuni 212 Disesalkan

“Pembangunan pabrik ini juga dimaksudkan agar kontrak proyek infrastruktur yang diperoleh dapat dikerjakan oleh WSKT dengan lebih cepat. Sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yang merupakan semangat kami dalam bekerja sebagai BUMN Karya” ujar Shastia, Kamis (21/11).

Ke depan, perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 40 ribu sampai 50 ribu pada tahun 2020. Perseroan optimis, investasi pabrik baja akan menjadi salah satu backbone dari WSKT dalam jangka panjang. [USU]