Pertama di Indonesia

Coworking Space Premium APSpace Siap Manjakan Milenial dan Profesional di Bandara Soetta

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin (keempat kanan), usai grand launching Coworking Space, APSpace di East Lobby Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (3/12). (Foto: Humas AP II)
Klik untuk perbesar
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin (keempat kanan), usai grand launching Coworking Space, APSpace di East Lobby Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (3/12). (Foto: Humas AP II)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) menggelar grand opening coworking space premium APSpace, di East Lobby Terminal 3 Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (3/12).

APSpace merupakan coworking space premium pertama di Indonesia yang berlokasi di bandara, hasil kerja sama anak usaha PT Angkasa Pura II, yakni PT Angkasa Pura Solusi (APS) dengan Unionspace.

Unionspace adalah perusahaan berkelas global yang sudah mengoperasikan coworking space di sejumlah negara. Seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia. Singapura dan China dijadwalkan menyusul.

Terkait hal ini, Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, APSpace merupakan salah satu layanan premium di bandara, yang akan menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai pusat kegiatan ekonomi. Sekaligus bagian dari gaya hidup (lifestyle) milenial dan profesional.

"Keberadaan APSpace kami proyeksikan untuk memenuhi kebutuhan penumpang dan pengunjung, serta komunitas bandara terhadap layanan coworking space yang dapat menjadi networking hub, meeting point, dan business center. Ke depan, area East Lobby, mulai dari SMMILE Center, Plaza Amphitheatre, dan APSpace akan dimaksimalkan juga menjadi area ekosistem pengembangan bisnis bagi UMKM," ujar Awaluddin.

Berita Terkait : AP II Siapkan 10.000 Personil di 16 Bandara

APSpace merupakan salah satu produk yang lahir dari inovasi PT Angkasa Pura II, untuk menggaet pasar milenial dengan kultur kerja fleksibel, dan selalu ingin memperluas networking.

"Kehadiran APSpace merupakan salah satu strategi AP II Group, dalam mengantisipasi perubahan dinamis layanan kebandarudaraan. Khususnya, bagi para profesional milenial," ujar Awaluddin.

APSpace menyuguhkan ruang kerja fleksibel bagi pengguna. Khususnya, dari kalangan profesional ataupun perusahaan yang membutuhkan fasilitas ruang rapat dan perkantoran modern, dengan fitur-fitur kekininan.

Coworking space seluas 500 meter persegi ini memiliki tiga tipe ruangan, yang terdiri dari 3 (tiga) Serviced Office, 2 (dua) Meeting Room, dan 1 (satu) Event Space.

Direktur Unionspace Erwin Soeryadi mengatakan, keberadaan APSpace diharapkan dapat menjadi titik bertemunya para profesional, untuk mengembangkan kemampuan dan berkolaborasi.

Berita Terkait : Runway 3 Telah Dioperasikan, Daya Saing Bandara Soetta Makin Kuat

"Agar bisa saling terkoneksi melalui APSpace, dengan kegiatan yang mendukung kewirausahaan seperti kemudahan meeting point, business talk, incubation dan kelas pelatihan," jelas Erwin.

Sementara itu, Ph. Direktur Utama PT Angkasa Pura Solusi Yundriati Erdanie mengungkapkan, ke depannya akan ada penambahan fitur-fitur terintegrasi lainnya di layanan coworking APSpace, serta di sejumlah fasilitas lainnya yang dikelola perseroan.

“PT Angkasa Pura Solusi dapat menjalin kerja sama strategis dengan beberapa stakeholders dan komunitas bandara, seperti otoritas, maskapai, dan mitra lainnya. Supaya dapat memberikan layanan yang terintegrasi pada satu area. APSpace merupakan bagian dari integrated area SMMILE Center,” ujar Yundriati.

Adapun SMMILE (Small, Micro, Medium Business Incubator Learning) Center merupakan pusat pengembangan serta aktivitas pelatihan bagi sektor Usaha Kecil Menengah (UKM), yang berlokasi di Terminal 3 Domestik.

Kawasan ini diproyeksikan untuk memberikan dukungan bagi pelaku UKM, melalui tiga program utama, yakni Inkubasi (SME Experience Center), Pelatihan (SME Traning Center), hingga Pembiayaan (SME Financial Center).

Berita Terkait : Strategi Jitu AP II Bikin Moncer Pasar LCC Internasional di Bandara Soetta

Ketiga program tersebut merupakan bentuk upaya AP II Group dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, khususnya sektor UMKM di bandara, yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero).

“Dalam sinergi ini, APSpace dapat berperan sebagai pusat pelatihan dan inkubasi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka perluasan akses pasar melalui digitalisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, PT Angkasa Pura Solusi berkolaborasi dengan berbagai mitra. Termasuk Unionspace dan jaringannya,’’ terang Yundriati. [HES]