Kepala BKPM Happy dengan Pembangunan Menara Syariah

Acara pemancangan Perdana Menara Syariah, di PIK Avenue, Jakarta, Minggu malam (8/12). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Acara pemancangan Perdana Menara Syariah, di PIK Avenue, Jakarta, Minggu malam (8/12). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, sangat happy dengan Pemancangan Perdana Menara Syariah yang menjadi bagian dalam kawasan Islamic Financial District seluas 23,5 hektar, di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Menurut Bahlil, pembangunan Menara Syariah ini merupakan langkah strategis antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Malaysia. Perusahaan Indonesia adalah Agung Sedayu Group dan Salim Group. Sementara perusahaan Malaysia Matrix Concepts Holdings Berhad.        

“Ini merupakan kolaborasi yang menggambarkan perpaduan investasi yang terbuka. Jadi gak ada masalah dan gak ada hambatan,” ungkap Bahlil di sela Pemancangan Perdana Menara Syariah di PIK Avenue, Jakarta, Minggu malam (8/12).       

Berita Terkait : Pakar Hukum: Kasus Wahyu Setiawan Kategori Penipuan

Pembangunan ini juga, sambung Bahlil, menggambarkan bahwa sebuah investasi tak mengenal kasta atau suku. Maka investasi ini juga merupakan simbol keragaman dan diharapkan bisa meningkatkan investasi lainnya. “Ini juga bisa mengurangi stigma yang seolah-olah ekonomi dikaitkan dengan persoalan yang tak ada kaitannya dengan ekonomi,” ungkap Bahlil.      

Pemerintah, masih kata Bahlil, sangat merespons dan mendukung investasi model business to business (B to B) ini. Pemerintah juga mendukung dengan relugasi.      

Berita Terkait : Dorong Pengembangan Sapi, SYL Guyur Bali Rp 30 M

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Maruarar Sirait, mengatakan bahwa pembangunan Menara Syariah merupakan wujud nyata dari B to B. "Ini juga bukti tidak ada hambatan investasi di Indonesia," kata Ara, demikian ia disapa, yang langsung menyaksikan dan menghadiri pemancangan ini.         

Selain Bahlil dan Ara, hadir dalam pemancangan ini Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartato, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agama Jenderal Fachrul Rozi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Kesehatan Terawan.    

Berita Terkait : Waswas Perumahan Syariah

Pejabat dan pimpinan negara yang hadir antara lain Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Panglima TNI Hadi Tjahyanyo, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hadir juga perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin Budiman dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj. [USU]