RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akhirnya mengumumkan jajaran direksi barunya pada Senin (9/12) sore.

Hal itu dilakukan demi menjaga kelangsungan operasional maskapai sesuai Anggaran Dasar Perseroan, pasca pencopotan jajaran direksi yang terlibat kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

Fuad Rizal terpilih sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama, merangkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Sementara Pikri Ilham Kurniawan didaulat menjadi Plt. Direktur Human Capital dan Plt. Direktur Cargo dan Pengembangan Usaha, sekaligus Plt Direktur Niaga.

Baca Juga : Perta Arun Gas Gali Potensi Bisnis di Kuwait

Keduanya menjalankan tugas sampai dengan penetapan secara definitif oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Fuad dan Pikri telah menetapkan dan menunjuk Pelaksana Tugas Harian untuk bertindak sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga : Perbankan Jadi Tulang Punggung Pemulihan Ekonomi

Antara lain Pejabat Direktur Operasi Tumpal M Hutapea, Pejabat Direktur Teknik dan Layanan Mukhtaris, Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Joseph Dajoe K. Tendean, dan Pejabat Direktur Human Capital Aryaperwira Adileksana.

Dalam Susunan Dewan Komisaris Garuda, Sahala Lumban Gaol bertindak sebagai Komisaris Utama. Sedangkan Chairal Tanjung, Eddy P. Poo, Herbert Timbo Parluhutan, dan Insmerda Lebang menjalankan fungsi sebagai Komisaris. [KPJ]