Dinakhodai Royke- Tiko

Bank Mandiri Siap Dukung Pembiayaan Infrastruktur

Dari kiri: Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano W Rumantir, Direktur 
Utama Royke Tumilaar, Direktur Treasury & International Banking Darmawan Junaidi, dan Corporate 
Secretary Rohan Hafas berbincang usai konferensi pers hasil RUPSLB Bank Mandiri di Plaza Mandiri, 
Jakarta, Senin (9/12). (Foto: Ahmad Ali Futhuhin Alatas)
Klik untuk perbesar
Dari kiri: Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Silvano W Rumantir, Direktur Utama Royke Tumilaar, Direktur Treasury & International Banking Darmawan Junaidi, dan Corporate Secretary Rohan Hafas berbincang usai konferensi pers hasil RUPSLB Bank Mandiri di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12). (Foto: Ahmad Ali Futhuhin Alatas)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Mandiri (Persero) resmi bongkar pasang personel direksi dan komisaris. Dua nahkoda baru yang dipilih, berasal dari internal Bank Mandiri.

Royke Tumilaar sebagai direktur utama dan Kartika Wirjoatmodjo jadi komisaris utama.

Nama Royke muncul sesaat sebelum Bank Mandiri menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (9/12).

Menteri BUMN Erick Thohir yang mengumumkan langsung nama Royke sebagai dirut. “Pak Royke yang jadi Dirut,” ungkap Erick di sela-sela acara pentas #PrestasiTanpaKorupsi di SMK Negeri 57 Jakarta, Senin (9/12).

Baca Juga : Dipanggil KPK, Hasto Datang

Nama Royke akhirnya disahkan dalam RUPSLB yang digelar di hari yang sama.

Selain menunjuk Royke, RUPSLB juga mengangkat Silvano Rumantir sebagai direktur keuangan dan strategi. Kartika Wirjoatmodjo yang saat ini menjabat Wakil Menteri BUMN, ditunjuk menjadi Komisaris Utama.

Tiko-sapaannya, sebelumnya merupakan Dirut Bank Mandiri. Jabatan itu dilepas, setelah Presiden Jokowi menunjuk Tiko jadi Wakil Menteri BUMN mendampingi Erick Thohir.

Untuk mendampingi Tiko, RUPSLB Bank Mandiri menunjuk Chatib Bisri, ekonom senior yang juga eks Menteri Keuangan era Presiden SBY sebagai wakil komisaris utama.

Baca Juga : Pasien Terduga Virus Korona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Belum Bisa Dipastikan

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengemukakan, Bank Mandiri memiliki sistem pengembangan sumber daya manusia yang sangat baik. Sehingga, suksesi kepemimpinan seluruhnya berasal dari internal.

“Hal ini menjadi motivasi kami untuk terus tumbuh secara konsisten dan memberikan kontribusi positif, baik dari sisi bisnis maupun sumber daya manusia, untuk kemajuan industri keuangan dan ekonomi Indonesia ke depan,” kata Rohan di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12).

Berikut ini adalah susunan direksi dan komisaris Bank Mandiri yang baru hasil RUPSLB:

  1. Komisaris Utama:  Kartika Wirjoatmodjo
  2. Wakil Komisaris Utama: M Chatib Basri
  3. Direktur Utama Royke Tumilaar
  4. Wakil Direktur Utama, Sulaiman Arif Arianto
  5. Direktur Consumer & Retail Transaction, Hery Gunadi
  6. Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin
  7. Direktur Information Technology, Rico Usthavia Frans
  8. Direktur Corporate Banking, Alexandra Askandar,
  9. Direktur Kepatuhan dan SDM, Agus Dwi Handaya
  10. Direktur Treasury, International Banking & SAM, Darmawan Junaidi
  11. Direktur Hub Kelembagaan, Donsuwan Simatupang
  12. Direktur Commercial Banking  Riduan
  13. Direktur Keuangan dan Strategi, Silvano Winston Rumantir
  14. Direktur Operations, Panji Irawan
  15. Sekretaris Perusahaan, Rohan Hafas. 

Lantas siapa Royke? Royke bergabung dengan Bank Mandiri pada 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN) yang merupakan warisan Bank Mandiri.

Baca Juga : Antisipasi Virus Korona, Sriwijaya dan Lion Air Nggak Boleh Terbang ke Wuhan

Ketika itu, empat bank milik pemerintah, yakni Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) melebur ke Bank Mandiri.
 Selanjutnya