RMco.id  Rakyat Merdeka - Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) menargetkan untuk membangun 60.000 unit rumah baik untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun non MBR di 2020 mendatang. Jumlah tersebut berdasarkan anggaran pemerintah yang sudah ada.

Namun, jika usulan pengembang agar pemerintah menambah unit untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui subsidi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) dikabulkan, target pembangunan akan dinaikkan menjadi 90.000 unit rumah.

“Himperra sudah usulkan pemanfaatan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk program subsidi perumahan bagi anggotanya. Selama ini, sekitar 70 persen pembeli rumah subsidi skema KPR FLPP yang dananya berasal dari pemerintah (APBN) itu adalah anggota BPJS-TK,” kata Ketua Umum DPP Himperra, Harry Endang Kawidjaja, di Jakarta, Kamis (19/12)

Baca Juga : Emil Ingatkan Pesan JK Soal Pencegahan Dan Perlawanan Covid-19

Selain itu, Himperra juga mengusulkan peningkatan pembanguan rumah baru program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berbasis komunitas.

“Kami mengusulkan, bagi kelompok sasaran Upah Minimun Rendah (UMR) di bawah Rp 2 juta, maka lahannya adalah tanggung jawab MBR yang pembeliannya lewat perbankan. Sedangkan bangunan rumahnya dibantu oleh pemerintah. Ada potensi 21-30 ribu unit rumah program BSPS berbasis komunitas,” ujar Endang.

Selain itu, Himperra mengusulkan pemerintah memindahkan dana subsidi energi gas (gas tabung hijau) yang selama ini salah sasaran. Dialihkan ke subsidi perumahan yang sifatnya pembiayaan (dana bergulir).

Baca Juga : Bos Garuda Pecat Oknum Pilot Yang Terbukti Pakai Narkoba

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP Himperra Ari T. Priyono, mengatakan bahwa sejumlah usulan tersebut akan menjadi bahasan dalam Kongres I Himperra yang berlangsung pada 18- 19 Desember 2019 dan  dibuka secara resmi oleh Dirjen Pembiayaan  Kementerian PUPR, Eko Heri Poerwanto.

“Sebanyak 30 DPD seluruh Indonesia  akan hadir pada Kongres I Himppera. Salah satu agendanya adalah pengesahan AD/ART Himperra dan pemilihan ketua umum DPP Himperra,” terang Ari.

Sejak pertamakali dideklarasikan setahun yang lalu, Himperra lanjut Ari sudah memiliki 1.700 anggota yang terdaftar di Sistem Registrasi (Sireng) Kementerian PUPR.

Baca Juga : Wagub Jabar Berikan Bantuan Untuk Santri Tani

Kongres I Himperra, juga mengagendakan pemberian 3 unit rumah gratis yang penerimanya nanti ditentukan oleh Kementerian PUPR serta bantun bantuan bencana yang disakurkan lewat Aksi Cepat Tanggap (ACT). [SRI]