Penyaluran BBM dan LPG di Libur Natal dan Tahun Baru

Menteri ESDM Pastikan, Kesiapan Pertamina Sudah Mantap

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) beserta rombongan, saat meninjau Terminal BBM Jakarta Group, Plumpang, Jakarta Utara, Senin (23/12). (Foto: Humas Pertamina)
Klik untuk perbesar
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) beserta rombongan, saat meninjau Terminal BBM Jakarta Group, Plumpang, Jakarta Utara, Senin (23/12). (Foto: Humas Pertamina)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif melakukan kunjungan ke Terminal BBM Jakarta Group di Plumpang, Jakarta Utara, Senin (23/12).

Kunjungan tersebut ditujukan untuk mengecek kesiapan Pertamina dalam menyiapkan BBM dan LPG selama memasuki periode Natal dan Tahun Baru.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri ESDM Arifin didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Plt Dirjen Migas Djoko Siswanto, Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas M Fanshurullah Asa, Sekretaris Badan Geologi Antonius Ratdomopurbo, Direktur Pemasaran Retail Mas’ud Khamid, Direktur Logistik, Supply Chain & Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo, dan General Manager Marketing Operating Region III DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten Tengku Fernanda.

Dalam kunjungan tersebut, Arifin menyampaikan bahwa Pertamina telah melakukan persiapan yang cukup, serta siap menyalurkan BBM dan LPG. Stok yang ada saat ini, sudah memenuhi persyaratan ketahanan pasokan.

Untuk memastikan kecukupan tersebut, Pertamina akan melakukan pemantauan secara intensif 24 jam, untuk mendeteksi adanya kemungkinan masalah penyaluran, supaya bisa segera dapat diatasi.

“Pertamina juga sudah mengaktifkan jaringan-jaringan untuk mendukung penyaluran BBM untuk masyarakat, menjelang Natal dan Tahun Baru,”ujar Arifin.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Menteri ESDM Arifin Tasrif, naik motor yang digunakan motorist di sela kunjungan ke Terminal BBM Jakarta Group di Plumpang, Jakarta Utara, Senin (23/12). (Foto: Humas Pertamina)

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah untuk melayani masyarakat, saat perayaan Natal dan liburan Tahun Baru 2020. Nicke memastikan, pasokan BBM dan LPG dapat terpenuhi.

Berita Terkait : Tancap Gas Bangun Kilang, Pertamina Optimalkan Keterlibatan Industri Dalam Negeri

Pertamina telah membentuk Satgas Natal dan Tahun baru 2019-2020, yang telah mulai bekerja sejak 14 November 2019, dan akan berakhir pada 8 Januari 2020. “Ini 24 jam poskonya ada di seluruh kantor region Pertamina, dari Sabang sampai Merauke,” ungkap Nicke.

Pada libur Natal dana Tahun baru ini, diprediksi ada peningkatan pemudik sekitar 3,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data itu, Pertamina telah mempersiapkan tambahan pasokan Gasoline sebesar 3,9 persen dan Gasoil 7,2 persen.

Untuk ketahanan stok nasional, BBM jenis Gasoline berada pada kisaran 19 hari, Gasoil 16 hari, sedangkan LPG 17 hari.

Sementara itu, Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa menyampaikan, BPH masih ditugaskan untuk koordinator ESDM, yang salah satu tugasnya adalah memastikan pelayanan Pemerintah melalui Pertamina. Agar penyalur BBM dan LPG dapat terlaksana dengan baik.

“Kami mengapresiasi upaya-upaya yang disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina kepada Menteri ESDM, bahwa ada improvement pada tahun ini, dengan menambah kuantitas seperti motorist. KioKs Pertamax dan ada juga Modular,” katanya.

Fansrullah juga menyampaikan, khusus untuk wilayah Indonesia Timur, BPH Migas telah berkoordinasi dengan Pertamina, agar masyarakat di sana dapat merayakan Natal dan Tahun Baru. Tentunya, dengan melaksanakan pendistribusian BBM dan LPG dengan aman dan lebih baik.

Layanan BBM

Berita Terkait : Kilang Balikpapan Dikebut, Pertamina-Mubadala Teken Perjanjian Prinsip

Untuk mendukung distribusi nasional, Pertamina juga telah menyiagakan 116 Terminal BBM, 23 Terminal LPG, dan 69 DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) yang tersebar di Indonesia.

Untuk meningkatkan pelayanan BBM, Pertamina juga menyiagakan layanan khusus pada jalur mudik berupa Kiosk Pertamax di 4 titik, 200 Motor Kemasan di 19 titik dan SPBU Kantong di 123 titik.

Layanan ini di luar fasilitas reguler Pertamina pada jalur utama mudik, yakni jalur Pantura (Pantai Utara) Arteri sebanyak 219 SPBU, Jalur Pansela (Pantai Selatan) 77 SPBU, Jalur Tol Jawa 72 SPBU, Jalur Tol Sumatera 14 SPBU, dan Jalur Tol Kalimantan 1 SPBU.

"Khusus untuk jalan tol dan jalan non tol, jika terjadi kemacetan dan ada konsumen yang perlu BBM, mereka tinggal menelpon ke Call Center Pertamina 135. Kami menyiapkan 200 tim motor, yang siap mengirimkan BBM dalam bentuk kemasan ke titik, di mana terjadi kemacetan karena ada kebutuhan BBM di sana. Itu juga kesiapan Pertamina untuk Natal dan Tahun Baru," imbuh Nicke.

Layanan LPG

Sedangkan untuk layanan LPG, Pertamina telah menyiagakan 638 SPBBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji), 3.264 agen LPG (baik PSO maupun NPSO) dan 32.258 pangkalan LPG siaga.

Dengan jumlah titik layanan sebanyak itu, maka Pertamina memastikan layanan kebutuhan LPG tetap dapat terlayani dengan baik, selama masa Natal dan Tahun Baru.

Berita Terkait : Pertamina Tingkatkan Layanan dan Berbagi Untuk Sesama

“Kami juga menyediakan fasilitas pengaduan atau kebutuhan informasi yang diperlukan masyarakat, dengan menghubungi Pertamina Call Center 135,”kata Nicke.

Atau, untuk memudahkan, masyarakat juga dapat men-download aplikasi My Pertamina di gadget masing-masing.

Saat ini, masyarakat pun dapat bertransaksi di SPBU sekalipun tanpa membawa uang cash dengan beragam promo menarik menggunakan Link Aja, yang sudah terhubung dengan aplikasi My Pertamina.

Bahkan sampai 31 Desember 2019, masyarakat yang membeli Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina akan mendapatkan cashback berupa saldo bonus Link Aja sebesar maksimal Rp 25.000.

“Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Polri, Jasa Marga, BPH Migas dan Pemerintah Daerah. Dengan kesiapan semuanya, kami berharap mudik Natal dan liburan Tahun Baru bisa berjalan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah dan kendaraan saat ditinggalkan. Seperti mencabut regulator, mematikan kompor, dan mengecek keamanan kendaraan serta mengisi penuh bahan bakar kendaraan,” pungkas Nicke. [HES]