RMco.id  Rakyat Merdeka - Aksi bersih-bersih yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir diacungi jempol ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berli Martawardaya.         

"Sejauh ini, langkah-langkah Pak Erick Thohir positif dan perlu diapresiasi serta didukung," ujar Berli saat dikontak, Kamis (26/12).          

Beberapa gebrakan yang dilakukan Erick antara lain bongkar pasang direksi dan komisaris BUMN. Salah satunya, mengangkat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina. Terbaru, Menteri Erick mengangkat Zulkifli Zaini dan Amien Sunaryadi sebagai Direktur Utama dan Komisaris Utama PLN.       

Berita Terkait : Bersama MUI, Erick Bakal Uji Halal Vaksin Covid Sampai ke Negeri China

Berli menilai, Erick sudah tepat memilih orang untuk mengisi posisi puncak di beberapa BUMN strategis itu. "Beberapa BUMN strategis sudah dapatkan komut, wakomut dan direksi yang track record baik," imbuhnya.         

Langkah Erick lainnya, yakni memecat Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara dan sederet pihak terkait setelah diketahui menitipkan onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton di penerbangan nonkomersil pesawat baru Garuda Indonesia jenis Airbus A330-900 Neo, juga menjadi hal yang diapresiasi. "Praktik tidak terpuji yang dilakukan Dirut Garuda langsung ditindak tegas," tutur Berli.       

Langkah Erick Thohir itu membawa citra BUMN yang lebih baik. Saham-saham BUMN masih tetap laris manis diburu para investor.      

Berita Terkait : Sabet Rekor MURI, Menteri BUMN Apresiasi Pertamina SMEXPO 2020

Kebijakan Erick lainnya adalah memangkas anak-cucu perusahaan BUMN, serta menerbitkan moratorium agar BUMN tidak membentuk anak-cucu usaha. Menurut Berli, langkah-langkah yang dilakukan Erick perlu diteruskan.       

"Lanjutannya adalah dibukanya kontrak kinerja dengan Dirut dan Komisaris sehingga masyarakat bisa ikut awasi. Serta dibukanya laporan tahunan semua BUMN ke publik," saran dia.         

Dia juga berharap, Erick secepatnya menunjuk orang untuk mengisi posisi Direksi di bank-bank BUMN seperti Bank Mandiri, serta di Aneka Tambang (Antam). Yang juga ditunggu masyarakat adalah langkahnya terhadap PT Asuransi Jiwasraya. "Maklum ini lagi masa libur. Tapi mid (pertengahan) Januari harusnya sudah ada langkah nyata," tandas Berli. [OKT]