Kemenhub Resmikan Transportasi di Objek Wisata Superprioritas

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan ketiga) didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri ketiga), Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro (kedua kiri) dan Bupati Boyolali Seno Samodro (kiri) menghadiri soft launching Kereta Api Bandara Adi Soemarmo di Stasiun Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, kemarin. (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan ketiga) didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri ketiga), Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro (kedua kiri) dan Bupati Boyolali Seno Samodro (kiri) menghadiri soft launching Kereta Api Bandara Adi Soemarmo di Stasiun Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, kemarin. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kereta Bandara Adi Soemarno Solo resmi beroperasi kemarin. Kereta anyar ini dibuat untuk mendukung pengembangan sejumlah destinasi superprioritas. Salah satunya, candi Borobudur. 

Kereta bandara ini akan membawa penumpang dari Stasiun Solo Balapan, menuju Stasiun Bandara di Boyolali, Jawa Tengah, sejauh 13,5 kilometer. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pengoperasian kereta bandara ini menciptakan integrasi antar moda transportasi serta mendukung destinasi wisata superprioritas. 

Berita Terkait : Telkomsel Perkuat Jaringan Di 5 Lokasi Wisata Super Prioritas

Selain itu, Menhub juga telah membuat lingkaran jalur kereta api yang mengelilingi dari Kota Cirebon, Yogyakarta, Solo, dan Semarang. 

“Nantinya warga dari Wonogiri, Madiun juga bisa turun di Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo dan sebaliknya menggunakan kereta. Atau dari Stasiun Solo Balapan bisa jalan-jalan menggunakan bus di Terminal Tirtonadi yang terhubung langsung dengan Solo Balapan.

Turis asing bisa turun di Bandara Internasional Adi Soemarmo atau Bandara Internasional Yogyakarta sehingga keterpaduan antar moda ini menjadi cluster kecil menuju Candi Borobudur,” tuturnya. 

Berita Terkait : Kemenhub Sediakan Bus Mudik Gratis Bagi Penyandang Disabilitas

Menhub berharap pengoperasian kereta tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat lokal dan memberi kesan luar biasa bagi turis asing. Selama soft launching, kereta bandara akan melayani perjalanan kereta dari Stasiun Balapan Solo, menuju Bandara Adi Soemarmo pergi pulang (PP) dari pagi hingga sore hari. 

Direktur Utama PT KAI Eddy Sukmoro menambahkan, jika nantinya dibutuhkan kereta tambahan akan disediakan. Sementara ini, akan terdapat 2 rangkaian kereta yang akan melayani rute tersebut. Selama dua bulan, kereta juga akan digratiskan alias 0 rupiah. 

Sekadar informasi, jalur kereta api Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo sepanjang 13,5 km merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Perpres nomor 56 tahun 2018 tentang perubahan Perpres nomor 3 Tahun 2016. 

Baca Juga : Dompet Dhuafa Luncurkan Aplikasi Barzah

Proyek ini dikerjakan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, mulai Maret 2018 dengan total investasi Rp 820 miliar. 

Kereta ini akan melaju kurang dari 30 menit. Rinciannya, yaitu 19 menit dari Stasiun Solo Balapan menuju Stasiun Bandara, dan 27 menit untuk rute sebaliknya. Sementara itu, headway atau waktu tunggu antar kereta yaitu 40 menit. Lalu sekali angkut, kereta mampu membawa sebanyak 380 penumpang. Kereta pun tersedia setiap hari. 

Sebelum Jawa Tengah, kereta bandara telah lebih dulu hadir di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Sumatera Selatan. [KPJ]