Peringati Ultah Polisi Hutan

Wamen Alue Minta Pengawasan Hutan Ditingkatkan

Wamen KLHK, Alue Dohong
Klik untuk perbesar
Wamen KLHK, Alue Dohong

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong mengapresiasi Satuan Polisi Hutan/Polhut Reaksi Cepat (SPORC) terhadap upaya mereka mengamankan sumberdaya alam, hutan, kekayaan bangsa Indonesia. 

Hal tersebut diungkapkan Alue usai peringatan hari ulang tahun SPORC ke-14 di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, kemarin.“Dalam lima tahun terakhir, SPORC bersama Polhut bekerja sangat baik,” ujar Alue. 

SPORC merupakan satuan polisi kehutanan reaksi cepat dan tanggap yang membantu pemulihan keamanan kawasan hutan serta penegakan hukum. SPORC dibentuk pada 4 Januari 2006 dan kini didukung 657 personil, tersebar di 16 brigade mulai dari Medan hingga Papua. 

Baca Juga : Mantap, Pasar KPR BTN Capai 90,82 Persen

Diterangkan lebih rinci, sebanyak 441 operasi pembalakan liar berhasil ditindak, dengan hasil yang bisa diamankan sebanyak 34.934,82 meter kubih kayu ilegal. 

Kemudian, 460 operasi perambahan kawasan hutan dengan hasil luas yang bisa diamankan seluas 18.777.295 Ha. 279 operasi tumbuhan dan satwa liar dengan hasil yang bisa diamankan 226.600 ekor satwa dan 12.688 buah bagian tubuh satwa. 

Serta 731 kasus berhasil P-21, yang difasilitai oleh Polri/ kejaksaan sebanyak 181. Alue juga mengingatkan, walaupun sudah banyak kerja yang dilakukan, SPORC harus tetap menjaga dan meningkatkan kerja kerasnya agar harapan dan kepercayaan publik kepada KLHK semakin meningkat. 

Baca Juga : Schneider Electric Dukung Pembangunan Berkelanjutan

“Publik berharap kepada kita untuk dapat menyelesaikan permasalahan kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan yang terjadi saat ini. Harapan publik ini harus kita jawab dengan kerja lebih baik dan konsisten,” kata Alue. 

Ia juga meminta semua pihak turut menjaga dan merawat kawasan hutan dan keanekaragaman hayati Indonesia.“Menjaga keunggulan komparatif yang kita miliki akan meningkatkan daya saing Indonesia, ini merupakan tugas mulia kita semua,” ujar Alue. 

Dirjen Penegakkan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum LHK), Rasio Ridho Sani menambahkan, meskipun berhadapan dengan beragam keterbatasan, SPORC terus menunjukan dedikasi loyalitas yang tinggi. 

Baca Juga : Wamendes Budi Arie Pastikan, 433 Desa Tanpa Listrik Bakal Segera Terang-Benderang

Ke depan, kata Ridho, perlu dilakukan penguatan kepada para anggota SPORC melalui berbagai jenis diklat seperti penanganan satwa, pengambilan sample DNA, dan penyidikan serta penguatan mental di Pusdik Kopasus maupun di kepolisian. [NOV]