RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2019. 

Anak usaha PT PLN (Persero) ini sukses mempertahankan prestasi tertinggi dalam penghargaan tersebut yaitu PROPER Emas. UP Paiton berhasil mempertahankan tiga kali PROPER Emas dan menjadi tahun perdana UP Gresik mendapatkan PROPER Emas. 

Bertambahnya 2 PROPER Emas ini maka PJB telah memiliki 4 PROPER Emas di tiga tahun terakhir dan berhasil menjadi pemilik PROPER Emas terbanyak di PLN Grup.

Penghargaan PROPER Emas diserahkan oleh Wakil Presiden, Prof. KH. Ma’ruf Amin dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya Bakar di Gedung 2 Istana Wakil Presiden di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (08/01/2020). 

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Utama PT PJB dan Komisaris Utama PT PJB untuk kedua Emas yang diperoleh oleh PT PJB.

Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara bersyukur perusahaan yang dipimpinnya mampu meraih prestasi tiga kali berturut-turut.

"Alhamdulillaah kami sangat bersyukur mendapat PROPER Emas ketiga kalinya," kata Iwan kepada Rakyat Merdeka usai acara penyerahan penghargaan PROPER Emas di Istana Wakil Presiden, Rabu (8/1).

Baca Juga : Palestina Mikir Keluar dari Liga Arab

Iwan membeberkan usaha yang dilakukan perusahaan untuk bisa mempertahankan penghargaan adalah dengan mematuhi peraturan yang dibuat pemerintah pusat hingga daerah.

Selain itu, PJB juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar.

"Usaha yang kami lakukan intinya semua itu kami dapatkan karena kami patuh kepada semua aturan. Peraturan baku mutu limbah kami penuhi termasuk peraturan lingkungan. Sekarang kami juga lebih efisiensi termasuk dalam penggunaan penggunaan air," jelasnya.

"Kami juga berdayakan masyarakat secara berkesinambungan seperti masyarakat petani, dan masyarakat nelayan dengan pelatihan-pelatihan," imbuhnya.

Pihaknya memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk menjaga terumbu karang hingga membangun ekowisata. 

"Kami juga membudidayakan terumbu karang serta menanam pohon mangrove untuk menghindari abrasi. Mereka bersama kami juga membuat ekowisata," tegasnya.

Keikutsertaan PT PJB pada acara yang setiap tahun digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merupakan bentuk nyata, komitmen PJB menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Baca Juga : KKB Kembali Tembak Dua Warga Sipil Di Papua

Iwan Agung mengatakan, pencapaian penghargaan ini merupakan cerminan bagi PT PJB dalam kepeduliannya terhadap lingkungan.

Selain itu, PJB juga mendukung Perjanjian Internasional dalam menurunkan emisi karbon sebesar 29 persen di Tahun 2030, yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement Tahun 2015.

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan PT PJB dalam rencana jangka panjangnya adalah dengan mengedepankan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam kegiatan operasionalnya. 

EBT dengan target bauran energi nasional untuk EBT sebanyak 25 persen pada 2025.

Program Unggulan dari dua unit PT PJB yang mendapat PROPER Emas diantaranya Program Kampung Sentrum (Sentra Energi Terbarukan untuk Masyarakat) yang merupakan program CSR Unggulan Unit Pembangkit Paiton dalam ajang PROPER 2019-2020.

Program ini mengedepankan penggunaan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro) sebagai motor penghasil listrik, serta digunakan secara tidak komersial untuk masyarakat di Desa Andung Biru.

Selain itu, Unit Pembangkit Gresik memiliki Program Pijar Berdaya dan Daun Sustainable Village program yang berlokasi di pulau terpencil yaitu Desa Daun, Pulau Bawean.

Baca Juga : 2023, Lifting Minyak Ditarget 1 Juta Barel Per Hari

Program ini mengedepankan pada pemberdayaan masyarakat agar mampu menciptakan nilai tambah dari segi ekonomi dan lingkungan.

Program PROPER adalah salah satu program unggulan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dikembangkan sejak Tahun 2002.

"Tujuannya untuk mendorong tingkat ketaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi," katanya.

Perusahaan yang mendapatkan peringkat PROPER Emas dan Hijau artinya perusahaan tersebut telah berhasil taat terhadap peraturan perundangan.

Baik untuk pelaksanaan dokumen lingkungan/studi lingkungan, pengendalian pencemaran air, pengendalian emisi udara dan pengelolaan limbah B3. [JAR]