Mantan Dirut PT INTI Jadi Kandidat Dirut Garuda

Irfan Setiaputra. (Foto: Dok. Reswara)
Klik untuk perbesar
Irfan Setiaputra. (Foto: Dok. Reswara)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir telah mengantongi nama  jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Termasuk, untuk posisi direktur utama.

Jika tak ada aral melintang, Erick akan mengumumkannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia, pada 23 Januari 2019. Spekulasi soal bakal orang nomor satu di BUMN penerbangan ini pun merebak.

Nama yang sempat mengemuka adalah mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Berita Terkait : Penelitian Dari Australia Jadi Vitamin Baru Untuk Pelabuhan Indonesia

Namun, ada satu nama yang belakangan menguat. Sumber RMco.id menyebut, dia adalah Irfan Setiaputra, mantan Direktur Utama PT INTI. "Irfan Setiaputra, calon Dirut Garuda," ungkap sumber RMco.id, Senin (12/1).

Soal ini, RMco.id mencoba mengkonfirmasi ke Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Namun, hingga kini, belum ada jawaban. Irfan tercatat  mengundurkan diri dari PT INTI karena alasan pribadi, pada tahun 2012.

Selama menakhodai PT INTI, Irfan sukses mencetak prestasi gemilang. Saat ditinggalkan Irfan, laporan keuangannya PT INTI kinclong. Labanya meningkat 120 persen dibanding tahun sebelumnya. Tikno Sutisna, kolega yang menggantikannya pun memuji Irfan dalam siaran pers pada  tanggal 30 Juli 2012.

Berita Terkait : Sah, Irfan Setiaputra Jadi Direktur Utama Garuda Indonesia

"Pengunduran diri Irfan merupakan kehilangan yang dalam bagi perseroan, karena Irfan sudah memimpin PT Inti selama tiga tahun empat bulan.

Dalam kepemimpinannya yang khas, Irfan telah menciptakan iklim yang baru dan sangat kondusif. Tak hanya berhasil melakukan transformasi, baik di bidang bisnis maupun budaya perusahaan dengan integrasi sebagai landasan utama, Irfan juga sukses meningkatkan kesejahteraan karyawan," ungkap Tikno.

Dengan latar belakang seperti ini, jika kelak jadi dipilih Menteri Erick, Irfan diharapkan mampu memperbaiki kinerja Garuda menjadi lebih sehat.  Kesuksesannya mencetak laba 120 persen lebih besar dari tahun sebelumnya saat memimpin PT INTI, cukup menjadi modal bagi Irfan dalam memperbaiki neraca keuangan Garuda yang semrawut. Begitu pula pengalamannya mentransformasikan bisnis dan budaya kerja di perusahaan berskala besar, yang bermuara pada kesejahteraan karyawan juga sangat bisa diandalkan.

Berita Terkait : Siang Ini, Nama Dirut Garuda Bakal Diketok Palu

Dari penelusuran RMco.id di situs jejaring LinkedIn, setelah mundur dari PT INTI, Irfan melanjutkan kariernya sebagai CEO PT Titan Mining Indonesia selama 1 tahun 11 bulan, terhitung Agustus 2012. Juli 2014 sampai Mei 2017, Irfan menjabat Presiden Direktur & CEO PT Cipta Kridatama. Di antara periode itu, Irfan juga menjabat COO PT ABB Investama Tbk. 

Mei 2017 sampai Desember 2017, Irfan menjabat Presiden Direktur & CEO Reswara Minergi Hartama. Saat ini, Irfan menjabat CEO perusahaan internet, Sigfox Indonesia. [HES]