Konhor Akan Fasilitasi Kerjasama Pertahanan dan Pariwisata Nepal-RI

Konsul Kehormatan Nepal, Bally Saputra (kiri) dan Delegasi ACSC Kolonel Drabya Ram Bhandari seusai bertemu untuk bekerja sama, (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Konsul Kehormatan Nepal, Bally Saputra (kiri) dan Delegasi ACSC Kolonel Drabya Ram Bhandari seusai bertemu untuk bekerja sama, (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Indonesia menjadi negara yang dipilih Army Command and Staff College (ACSC) Nepal sebagai lokasi study tour militer dan pertahanan. Kunjungan delegasi ACSC yang dipimpin Kolonel Drabya Ram Bhandari ini berlangsung dari 5-12 Januari 2020.

Selain mengunjungi Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI, delegasi ACSC Nepal yang berjumlah 43 orang tersebut juga sempat melihat langsung kemajuan teknologi persenjataan buatan Indonesia di PT DI dan PT Pindad Bandung. Pasukan Gurkha pun menyatakan terkagum-kagum dengan kemajuan teknologi persenjataan militer Indonesia.

Rangkaian kunjungan delegasi diakhiri dengan memenuhi undangan jamuan makan malam dari Konsul Kehormatan (Konhor) Nepal untuk Indonesia, Bally Saputra Dt Janosati di Resto Cafe Bariang, Pancoran Riverside, Jakarta Selatan, Jumat (10/1) lalu.

Berita Terkait : Indonesia Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pabrik Bir Korea Utara

Dalam sambutannya usai makan siang bersama delegasi ACSC Nepal dengan menu makanan khas Nusantara, Bally Saputra yang juga seorang pengusaha properti dan pariwisata nasional itu mengungkapkan terimakasih kepada pimpinan ACSC Nepal yang telah memilih Indonesia sebagai lokasi study tour. 

Dirinya sangat bangga dan senang dapat menyambut dan menjamu tamu istimewa dari negeri berjuluk The Amazon of Asia tersebut.
“Terimakasih sudah datang ke Indonesia, semoga jalinan kerjasama kedua negara ke depan akan semakin erat,” ujar Bally seperti diterima RMco.id, Selasa (14/1).

Konsul Kehormatan Nepal ini juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitas kerjasama Indonesia-Nepal di bidang pertahanan militer. Dia mengharapkan Angkatan Bersenjata Nepal dapat memakai senjata dan peralatan militer buatan PT Pindad dan membeli kembali pesawat buatan PT DI yang kualitasnya tidak kalah canggih dari buatan negara lainnya.

Baca Juga : BNP2TKI Ganti Nama Jadi BP2MI

“Kami sebagai Konsul Kehormatan Nepal di Jakarta siap menjembatani kerjasama di bidang militer dan pertahanan dengan Indonesia khususnya dengan Pindad dan PT DI,” kata pengusaha berdarah Minang tersebut.

Selain di bidang pertahanan dan militer, Konsul Kehormatan Bally Saputra juga memberikan perhatian besar untuk memperkenalkan pariwisata di Nepal. Apalagi negara tersebut tahun ini akan menggelar Visit Nepal 2020. Selain akan membantu promosi di Jakarta, dirinya juga sedang berusaha untuk memfasilitasi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Nepal dalam waktu dekat ini.

Tertarik Produk Pindad
Sementara itu, Kolonel Drabya menyampaikan terimakasih atas sambutan yang diberikan Konsul Kehormatan Nepal di Jakarta dan juga Pemerintah Republik Indonesia selama delegasi melakukan study tour. 

Baca Juga : RI-Inggris Tingkatkan Kerja Sama Fintech Hingga Pengembangan SDM

Dia menyampaikan kekagumannya atas kemampuan militer Indonesia termasuk ketertarikan terhadap produk-produk buatan Pindad. 

“Setelah kunjungan ini kami berharap dapat membangun kerjasama dengan Indonesia terutama dalam bidang pertahanan dan pengadaan alat persenjataan militer seperti kendaraan taktis khusus yang berkualitas internasional,” pungkas Drabya. [SRI]