HIPMI Minta Jokowi Pertegas Regulasi Proyek Untuk Pengusaha Muda

Ketua Umum Hipmi, Mardani H. Maming. (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Ketua Umum Hipmi, Mardani H. Maming. (Foto: ist)

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta Presiden Jokowi mempertegas regulasi proyek untuk pengusaha muda. Ini untuk memberikan kemudahan pengusaha mendapatkan proyek.

Ketua Umum Hipmi, Mardani H. Maming meminta, ketegasan Jokowi atas regulasi Perpres No. 16 Tahun 2018 khususnya pada Bab 1 Pasal 1 Ayat 40 mengenai Penunjukan Langsung. Perpres No 16 Tahun 2018 mengatur peran penting perihal pengadaan barang atau jasa dalam pelaksanaan pembangunan nasional, untuk peningkatan pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah.

"Misalnya untuk proyek-proyek pemerintah yang nilainya di bawah 200 juta, sebisa mungkin diberikan kepada para pengusaha muda atau pemula melalui penunjukan langsung. Karena sejauh ini Perpres tersebut masih belum bisa dijadikan jaminan bahwa proyek penunjukan langsung harus dikerjakan oleh pengusaha muda atau pengusaha pemula," ujar Mardani di Jakarta, Jumat (17/1).

CEO dari Holding Company bernama PT Maming 69 dan PT. Batulicin 69 ini mengatakan, salah satu alasan masih belum banyak pengusaha pemula terutama yang berada di daerah bisa naik tingkat ke level nasional adalah karena sulitnya mendapatkan proyek. Tidak sedikit juga yang terpaksa gulung tikar.

"Selama ini banyak proyek penunjukan langsung malah dikerjakan oleh pengusaha besar dan kuat, karena pengusaha pemula tentu akan kalah bersaing dengan seniornya. Jika Perpres tersebut bisa diatur, maka para pengusaha muda terutama yang di daerah dapat kesempatan berkembang sehingga kelak mereka akan tumbuh menjadi pengusaha nasional yang kuat dan handal," lanjutnya.

Pengusaha muda yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Kalimantan Selatan ini berharap Jokowi dapat mempertimbangkan untuk mempertegas regulasi penunjukan langsung tersebut. Karena menurut Mardani, hal ini memiliki dampak positif yang akan dirasakan langsung oleh bangsa dan negara Indonesia.

"Harapan kami nanti di daerah akan lahir para pengusaha-pengusaha muda hebat yang akan memberi peluang masuknya investasi, membuka banyak lapangan kerja baru, tumbuhnya industri dan perdagangan, sehingga akan turut meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat Indonesia. Tentunya ini merupakan hal yang positif bagi masa depan bangsa," tutup Mardani. [DIT]

Berita Terkait : Hari Ini, Presiden Jokowi Bertemu PM Australia dan Pidato di Depan Parlemen

RMco.id  Rakyat Merdeka -