Duet Bareng TSG Global Holdings, WIKA Jajaki Peluang di Kongo

Duet Bareng TSG Global Holdings, WIKA Jajaki Peluang di Kongo
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - TSG Global Holdings bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama untuk Penjajakan Peluang-peluang Proyek Infrastruktur di Republik Demokratik Kongo (DRC/Democratic Republic of Congo) di Jakarta, Rabu (22/1).

Penandatanganan Penjajakan Peluang-peluang Proyek Infrastruktur tersebut ditandatangani oleh General Director TSG Global Holdings, Rubar Sandi dan Direktur Utama WIKA, Tumiyana.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Direktur Keuangan Ade Wahyu, dan Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono.

Baca Juga : Virus Korona Makin Menyebar, Wali Kota Wuhan Didesak Mundur

Dalam sambutannya, Direktur Utama WIKA Tumiyana mengatakan, salah satu bentuk sinergi antara TSG Holdings dan WIKA adalah rencana proyek pembangunan PLTS di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo.

Hal ini menjadi momentum sekaligus bukti, bahwa WIKA konsisten dan kontinyu mengembangkan eksistensi bisnisnya di pasar luar negeri, dengan perencanaan yang terukur dan matang. 

"Bersama TSG Global Holdings, kami optimis dapat men-deliver pekerjaan pembangunan PLTS dengan tepat mutu, biaya, serta waktu yang efektif dan efisien,” terang Tumiyana.

Baca Juga : Ramos Bakal Punya Empat Buntut

Dalam implementasi rencana proyek tersebut, TSG melalui afiliasinya di DRC, Sunplus S.A.R.L. membentuk kerja sama strategis dengan WIKA.

Sunplus S.A.R.L. memberikan kewenangan sepenuhnya untuk skup pekerjaan EPC (engineering, procurement, construction). Termasuk di dalamnya, kepercayaan tata kelola manajemen profesional.

Selain proyek tersebut, kedua perusahaan juga menjajaki peluang kerja sama di proyek-proyek lain di DRC. Di antaranya, proyek infrastruktur transportasi dan bendungan.

Baca Juga : Liverpool Vs Wolverhampton, Si Merah Hanya Bisa Ditaklukkan Blunder

Sebagai informasi, PLTS Kinshasa, Republik Demokratik Kongo merupakan tahap awal dari pembangunan PLTS 1.000 MW, yang konsesi investasinya dikelola oleh Sunplus S.A.R.L.

Proyek Solar Power Plant tersebut adalah pintu pembuka bagi TSG Global Holdings, Amerika Serikat untuk mengkalkulasi, mengkaji, dan merealisasikan rencana pembiayaan kerja sama proyek-proyek investasi lain di Afrika dengan WIKA. [HES]