Soal Mobil Listrik, Toyota Konsisten Investasi Di Indonesia

Direktur TMMIN Bob Azam. (Foto: Antara)
Klik untuk perbesar
Direktur TMMIN Bob Azam. (Foto: Antara)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Toyota konsisten investasi mobil listrik di Indonesia. Hal ini sesuai dengan komitmen Toyota melakukan investasi tambanan Rp 28,3 triliun di Indonesia. 

Hal ini disampaikan Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam kepada RMco terkait dengan keputusan Toyota Motor Corporation (TMC) investasi mobil listrik di Thailand. “Kami akan tetap melanjutkan elektrifikasi di Indonesia,” ujarnya.

Berita Terkait : Penjualan Mobil Awal Tahun Masih Ngerem

Untuk diketahui, Toyota Motor Corporation (TMC) telah memperoleh persetujuan resmi untuk memproduksi mobil listrik dan plug-in hybrid di Thailand. Melalui Dewan Investasi Pemerintah Thailand atas Board of Investment (Bol), per tanggal 7 Januari 2020. 

Dikutip dari Bangkokpost, Toyota harus memulai aktivitas produksl dalam waktu tiga tahun ke depan, untuk mendapat benefit berupa insentif khusus yang disiapkan. Insentif yang dimaksud salah satunya ialah pembebasan Pajak Penghasilan Perusahaan (PPh). Meski sebenarnya tidak ada hukuman jika Toyota tidak memulai produksi dalam tiga tahun kemudian.

Berita Terkait : SDM Berkualitas Kunci Peningkatkan Daya Saing Industri

Menurut Bob, prinsipal sudah komitmen kembangan mobil listrik di Indonesia juga. Kata dia, setiap negara punya bisnis plain masing-masing. 

“Jadi bukan pilih Thailand dan Indonesia tidak. Kami tetap jalankan rencana (pengembangan elektrivikasi) sesuai dengan bisnis plan dan tidak ada perubahan,” katanya.

Berita Terkait : Sowan Ke Luhut, Investor AS Siap Tanam Duit Di RI

Saat ditanya apakah tidak akan bentrok dengan produk Thailand? Bob mengatakan, di Indonesia akan mengembangkan mobil listrik sesuai dengan kebutuhan Indonesia. “Pasti beda. Pasarnya saja beda,” tukasnya. [DIT]