Watsons Indonesia Target Buka 200 Gerai Tahun Ini

Dari kiri, Penyanyi sekaligus pemilik usaha Rossa Beauty Rossa Roslaina, Presiden Direktur Watsons Indonesia Lilis Mulyawati dan Makeup Artist Bubah Alfian saat menggelar konferensi pers program WatsonS Beauty in Love di Jakarta, Selasa (4/2). (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Dari kiri, Penyanyi sekaligus pemilik usaha Rossa Beauty Rossa Roslaina, Presiden Direktur Watsons Indonesia Lilis Mulyawati dan Makeup Artist Bubah Alfian saat menggelar konferensi pers program WatsonS Beauty in Love di Jakarta, Selasa (4/2). (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan ritel kesehatan dan kecantikan, Watsons Indonesia mengaku cukup agresif dalam mengembangkan bisnisnya di tahun ini. Pihaknya juga menargetkan bisa membuka hingga 200 gerai hingga Desember 2020.

Diakui Presiden Direktur Watsons Indonesia Lilis Mulyawati, di tahun ini, prospek industri kesehatan dan kecantikan makin tinggi. Terutama sejak berkembangnya fenomena vlog health and beauty di media sosial, semakin mendongkrak penjualan produk-produk kecantikan di gerainya.

"Tahun lalu kami tumbuh dobel digit. Tahun ini harap minimal bisa sama bahkan lebih dari sebelumnya," kata Lilis saat ditemui Rakyat Merdeka dalam launching program Watsons Beauty in Love di Jakarta, kemarin.

Lilis melanjutkan, tahun ini pihaknya mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 40 miliar. Dana itu pun, sebut Lilis, di luar dari investasi bangunan gerai.

Berita Terkait : Potensi Migas Indonesia Besar, Lifting 1 Juta Barel Bukan Mimpi

"Jumlah itu hanya untuk bangunan gerainya saja. Di luar itu belum termasuk, jadi bisa lebih dari itu. Tahun ini rencananya kami mau buka gerai lagi di kisaran 140-200 gerai," sebutnya.

Kebanyakan gerai lanjut Lilis, akan dikonsentrasikan di luar Pulau Jawa seperti di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. "Saat ini masih banyak memang di wilayah Jabodetabek," katanya.

Tak hanya itu, dalam mencapai target perusahaan, tahun ini Watsons bakal memperkuat penjualan di sektor online. Online store Watsons sendiri baru dimulai pada 2018. Meski pertumbuhan online kian pesat, namun katanya penjualan offline store tetap menjadi tulang punggung.

"Karena kalau untuk produk kosmetik, orang masih harus tetap datang ke toko langsung, karena perlu dicoba. Jadi kami ingin menyeimbangkan antara online dan offline store," ujar Lilis. 

Berita Terkait : Irfan Bachdim Puji Visi Shin Tae-yong Untuk Timnas Indonesia

Di kesempatan yang sama, Watsons juga menggandeng Makeup Artist Bubah Alfian dalam melakukan tutorial makeup natural kepada komunitas penyintas kanker. Bubah sendiri mengaku senang, bisa men-sharing ilmu soal keahliannya.

"Makeup itu yang penting kita tahu karakter si orang yang mau kita makeup. Saya sering pegang artis, harus tahu sifat dan karakternya," kata Bubah. 

Ia pun berpesan, agara para penderita kanker tetap terlihat cantik meski sedang survive dari kanker.

Salah satu mitra yang diajak bergabung adalah Owner Rossa Beauty Sri Rossa Roslaina Handiyani alias diva musik Rossa. Rossa mengaku sangat senang bisa diajak berkolaborasi dengan Watson. Apalagi kalau dibilang, brand kecantikan miliknya ini terbilang sangat baru masuk di industri kecantikan.

Berita Terkait : Mahkota Miss Indonesia Punya Aksen Baru

Produk bisnis kecantikan pertama yang dimiliki Rossa Beauty ini terdiri dari lip tease dan lip mattes. Pelantun Tegar itu bilang, memilih berjualan produk kecantikan lokal ini karena ia memang sangat suka dengan makeup, sehingga terantang untuk membuat produk makeup sendiri.

"Berawal dari hobi sendiri sih ya, jadi seneng-seneng aja jalaninnya," ucap Rossa.

"Pokoknya brand kosmetik aku dipromo ya. Rossa beauty pun senantiasa berkontribusi dalam bentuk apapun. Apalagi aku bisa jamin, produk lokal aku ini ramah lingkungan dan sudah mendapat sertifikasi halal, good quality dari lab langsung. Karena aku sendiri juga pakai saat show dan nyanyi," ucapnya. [DWI]