Pengiriman Barang dari dan ke China Masih Normal, Hewan Hidup Disetop

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Patra Rizky Syahputra/RM)
Klik untuk perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Patra Rizky Syahputra/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, pengiriman barang atau kargo dari dan ke China, baik melalui pelabuhan maupun bandara, akan tetap berjalan seperti biasa. Sementara, pengiriman hewan hidup (life animal) dari China yang dihentikan sementara.      

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hengki Angkasawan, mengatakan, langkah ini diambil berdasarkan hasil rapat terbatas dengan Presiden yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. "Pemerintah memutuskan bahwa pengiriman kargo dari China tetap berjalan seperti biasa, yang dihentikan sementara adalah pengiriman hewan hidup," katanya, di Jakarta, Rabu (5/2).      

Berita Terkait : Menhub Temui Jemaah Umroh di Bandara Soetta, Semua Tertangani dengan Baik

Hengki menjelaskan, alasan tidak dihentikannya pengiriman kargo dari China karena belum ada temuan penularan virus corona melalui barang atau kargo. Selain itu, World Health Organization (WHO) pun belum memberikan imbauan terkait penghentian aktivitas kargo tersebut.

Terkait dengan penghentian pengiriman hewan hidup dari China tetap dilakukan. Sebab, diketahui penularan virus corona selain ditularkan dari manusia ke manusia juga dapat ditularkan dari hewan hidup.  

Berita Terkait : Pemerintah Upayakan WNI yang Sudah Mendarat di Saudi Bisa Laksanakan Umroh

Hengki menuturkan, detail pengaturan penghentian pengiriman hewan hidup dari China ke bandara ataupun pelabuhan di Indonesia akan dibuat oleh Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perhubungan Laut.       

Ada pun terkait dengan pengaturan terhadap pengiriman produk holtikultura seperti bawang dan buah-buahan ataupun produk makanan lainnya dari China, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kesehatan untuk penanganannya. [KPJ]