Lewat Modern Broadband City

Telkom Genjot Percepatan Digitalisasi Di Pelosok Daerah

Wakil Walikota Denpasar I, Gusti Ngurah Jaya Negara (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (tengah) disaksikan oleh Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kanan) usai peresmian Denpasar Modern Broadband City, beberapa waktu yang lalu.
Klik untuk perbesar
Wakil Walikota Denpasar I, Gusti Ngurah Jaya Negara (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin (tengah) disaksikan oleh Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kanan) usai peresmian Denpasar Modern Broadband City, beberapa waktu yang lalu.

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk secara agresif membangun infrastruktur telekomunikasi. Melalui program Modern Broadband City, Telkom bakal berupaya membangun infrastruktur digital di pelosok daerah dari Sabang sampai Merauke. 

Direktur Network dan  IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin, mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat daerah juga memiliki akses langsung ke mancanegara. 

“Kami ingin mewujudkan digitalisasi serta memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan,” katanya, kemarin. 

Telkom melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan teknologi berbasis 100 persen fiber optic di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, yang dikenal dengan istilah Modern Broadband City. 

Berita Terkait : Telkomsel Ajak Anak Muda Aktif Bangun Ekosistem Digital

Zulhelfi mengatakan, adanya modernisasi jaringan ke fiber optic menjadi landasan penting dalam penyediaan layanan digital baik digital platform maupun services, yang dapat diakses melalui jaringan fixed broadband maupun seluler berkecepatan tinggi 3G/4G. 

Hal ini sekaligus menjadi langkah TelkomGroup dalam mempersiapkan hadirnya layanan 5G. Tersedianya infrastruktur digital yang berkualitas dan handal tersebut diharapkan dapat mengembangkan potensi ekonomi lokal, regional, dan nasional guna mendukung pembangunan ekonomi digital Indonesia. 

Hingga saat ini, telah terealisasi 215 Modern Broadband City dan 8 Modern Province. Dia mengungkapkan, program modernisasi jaringan ini merupakan salah bentuk komitmen Telkom untuk meningkatkan kualitas layanan ICT bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya digitalisasi Indonesia. 

“Pada era digital saat ini, tergelarnya infrastruktur 100 persen fiber optik tersebut, diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan broadband berkualitas, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan digital yang jauh lebih baik,” ujarnya. 

Berita Terkait : Telkom Dinobatkan Jadi Corporate of The Year 2020

Lebih lanjut Zulhelfi menegaskan, bahwa modernisasi jaringan ini akan berlanjut hingga seluruh kota di Indonesia bertranformasi menjadi Broadband City. 

Telkom berkomitmen terus membangun masyarakat digital Indonesia dan mendukung kemajuan ekonomi digital nasional melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas yang merata bukan hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal. 

Komitmen Telkom untuk melakukan modernisasi jaringan ini diapresiasi oleh para pejabat daerah baik provinsi maupun kota dan kabupaten. 

Gubernur Kalimantan, Sahbirin Noor mengapresiasi Kalimantan yang sudah terhubung fiber optic 100 persen. ‘“Diharapkan kehadiran konektivitas fiber optic ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan,” 

Berita Terkait : Percepat Elektrifikasi Daerah 3T, Pemerintah Gandeng Swasta

Walikota Mataram, Ahyar Abduh juga mengapresiasi realisasi Modern Broadband City yang telah menyejajarkan Kota Mataram dengan kota besar lainnya. 

Begitu juga dengan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, menambahkan kehadiran konektivitas fiber optic Modern Broadband City dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan visi dan misi Kota Denpasar. 

“Infrastruktur ICT berbasis fiber optic yang disediakan Telkom ini diharapkan juga dapat membantu Pemkot untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Manusia di Kota Denpasar serta mendukung Kota Denpasar menjadi Smart City terbaik,” ujar Ida.

Adanya modernisasi jaringan dapat mendukung penerapan ICT yang terintegrasi di lingkungan pemerintah daerah baik provinsi maupun kota dan kabupaten, sehingga semakin efektif dan efisien dalam melayani masyarakat, serta merangsang pertumbuhan pengguna layanan ICT, khususnya internet berkecepaan tinggi guna mendorong geliat ekonomi lokal berbasis digital termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). [JAR]