Dongkrak Ekspor, Ini Jurus Ampuh Pelindo III

Ilustrasi Pelindo III. (Foto: Pelndo III)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi Pelindo III. (Foto: Pelndo III)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pelindo lll (Persero) punya jurus ampuh untuk mendongkrak nilai ekspor. Salah satu jurus yang dimaksud adalah penyederhanaan proses bisnis ekspor di Pelindo III.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menjelaskan, perseroan akan melakukan sejumlah penyederhanaan aturan proses ekspor.

Dalam hal empty inbound, Pelindo III akan menambah masa free time penumpukan peti kemas dari 3 hari menjadi 7 hari. Pelindo III juga memperpanjang waktu eksportir mengambil peti kemas langsung ke terminal.

Hal ini diyakini bisa mengefisienkan biaya bagi eksportir hingga 44 persen dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga : Mahathir Siap Jadi Perdana Menteri Malaysia Lagi

“Dalam hal early stack untuk kegiatan ekspor, masa penumpukan petikemas di terminal dari sebelumnya dibatasi hanya 3 hari kini diperpanjang menjadi 5 hari sebelum dimuat ke kapal," kata Doso dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (22/2).

Doso menilai, berbagai terobosan baru dalam hal fleksibilitas ekspor di Pelindo III ini diharapkan bisa segera dimanfaaatkan oleh para eksportir, sehingga berdampak juga pada peningkatkan aktivitas ekspor mereka.

Keberhasilan terobosan yang dilakukan Pelindo III membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pelaku usaha, asosiasi dan pemangku regulasi seperti Bea Cukai, Karantina dan Otoritas Pelabuhan.

“Kami membutuhkan dukungan dari Bea Cukai untuk mengoperasikan wilayah konsolidasi di dalam area pelabuhan.

Baca Juga : Rupiah 14 Ribu Lagi, Sri Mul Masih Bisa Tenang?

Jika dapat terealisasi, akan memangkas biaya logistik karena petikemas dan dampaknya ke masyarakat adalah dapat mengurangi jumlah truk petikemas yang lalu lalang di jalan tol yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan,” ujarnya.

Salah satu pengusaha eskportir, perwakilan Tjiwi Kimia, Adi mengatakan, jika terobosan Pelindo III ini sangat menarik bagi mereka.

Hal tersebut karena para eksportir bisa lebih leluasa mengatur waktu dan menyiapkan barang mereka sebelum di ekspor.

“Kami dari Tjiwi Kimia sudah bertahun tahun bekerja sama dengan Pelindo III dan kami akui secara terobosan dan pelayanan saat ini Pelindo III selalu memberikan yang terbaik seperti akan menambah masa stack atau penumpukan peti kemas itu sangat bermanfaat pada kami dan semoga ini bisa segera di laksanakan,” ujarnya.

Baca Juga : Makin Menggila, WHO Naikkan Status Darurat Wabah Corona ke Level Tertinggi

Rencana penyederhanaan proses bisnis ekspor ini dimulai 1 Maret 2020 di dua anak perusahaan Pelindo III yaitu PT Terminal Petikemas Surabaya dan PT Terminal Teluk Lamong. Terobosan ini berpotensi menambah volume peti kemas, namun Pelindo III menjamin hal tersebut tidak akan mengganggu kapasitas lapangan penumpukan petikemas di terminal.

Selain itu akan tetap menjaga dwelling time di bawah 3 hari. Saat ini, dwelling time di dua anak perusahaan Pelindo III bisa dicapai kurang dari 3 hari. [KPJ]