Banjir, PLN Padamkan Setrum Jakarta

Hujan deras dan banjir, gardu listrik kembali dipadamkan.
Klik untuk perbesar
Hujan deras dan banjir, gardu listrik kembali dipadamkan.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemadaman listrik akibat banjir di sejumlah kawasan Jakarta kembali dilakukan. Perusahaan Listrik Negara negara Unit Induk Distribusi Jakarta Raya terpaksa melakukan pemadaman aliran listrik demi keselamatan jiwa masyarakat yang permukimannya terendam banjir setelah hujan deras, Sabtu (22/02).

"Sebanyak 308 gardu listrik terdampak, lima gardu listrik sudah menyala dan 303 gardu listrik masih padam," ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Ikhsan Asaad di Jakarta, seperti dikutip Antara, Minggu (23/02).

Berita Terkait : Anies Dihibur Basuki

Gardu yang dipadamkan yaitu Harapan Indah, Jl. Raya Bekasi, Jl. Raya Cakung Cilincing, Jl. Raya Pegangsaan, Jl. Kayu Tinggi, Johar Baru, Percetakan Negara, Kebon Kosong, Kepu, Pulomas, Jl. Garuda, Jl. Angkasa, Jl. Pulo Kambing, Jl. A. Yani, Pisangan Lama, Jl. Rawasari Barat, Cempaka Putih, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Gunung Sahari Raya, Bungur, Jl. Dermaga Duren Sawit, Kebon Nanas Selatan

PLN juga menghimbau kepada masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang air, untuk dapat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman serta dapat menghubungi Contact Center 123 atau kantor PLN terdekat untuk memadamkan daerah terdampak banjir.

Berita Terkait : Tanggap Bencana Banjir, BRI Dirikan Posko dan Pastikan Layanan Tetap Beroperasi

“Setelah banjir surut, warga harus memastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik," ujar dia. [NOV]