Didukung Konglomerasi Jepang, Siloam Majukan Layanan Kesehatan Nasional

Logo Siloam (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Logo Siloam (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kinerja PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dalam jangka panjang diprediksi akan semakin moncer. Paling anyar, LPKR dan Marubeni Corporation, konglomerasi terbesar kelima di Jepang, menjalin aliansi kerja sama strategis untuk majukan layanan kesehatan nasional.         

Marubeni mengakuisisi 5 persen kepemilikan di PT Siloam International Hospitals (Siloam) dan akan menjadi pemilik minoritas. Kepemilikan saham LPKR di Siloam tidak berubah, tetap menjadi pemilik mayoritas. CEO LPKR, John Riady, menyampaikan, layanan kesehatan dan Siloam merupakan bagian inti dari bisnis Lippo Karawaci. Karena itu, LPKR menyambut baik kerja sama baru dengan Marubeni yang akan memajukan layanan kesehatan Siloam dan memperbaiki kondisi kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.         

John sependapat dengan pandangan sejumlah pengamat bahwa saat ini pasar kesehatan Indonesia sebagai salah satu yang paling attractive, underpenetrated, dan memiliki potensi yang besar. Karena itu, LPKR akan turut memajukan sektor kesehatan nasional melalui Siloam.         

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

John menegaskan, kerja sama LPKR dan Marubeni merupakan bukti nyata sekaligus mendemonstrasikan posisi Siloam sebagai market leader di industri kesehatan Indonesia. “Siloam sendiri adalah market leader di industri kesehatan nasional dengan jaringan rumah sakit terluas di Indonesia,” ucap John, Selasa (25/2).           

Saat ini, Siloam didukung lebih dari 13.000 dokter dan tenaga ahli kesehatan. Memiliki 36 rumah sakit dan 7.557 tempat tidur di seluruh Indonesia.       

Chief Operating Officer Marubeni, Masayuki Omoto, bersyukur dapat mengembangkan dukungan bagi layanan kesehatan di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar layanan kesehatan yang paling berkembang di seluruh dunia. “Marubeni memiliki keyakinan dan kepercayaan tinggi mengenai masa depan kerja sama strategis kami dengan Lippo dan Siloam," ucap Masayuki.          

Baca Juga : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

Selain akuisisi saham minoritas, LPKR dan Marubeni juga menandatangani MoU untuk kembangkan kerja sama di bidang infrastruktur kesehatan, investasi di area industri farmasi, pembangunan laboratorium dan industri terkait kesehatan lainnya.        

Marubeni adalah konglomerasi Jepang yang bergerak di bidang perdagangan dan investasi. Marubeni telah mengembangkan divisi Next Generation Business Development Division untuk menyalurkan teknologi dan peralatan kesehatan terbaru dari Jepang ke berbagai penjuru dunia. Divisi dimaksud juga sedang kembangkan pemanfaatan jasa kesehatan menggunakan kecerdasan buatan atau AI.        

Sedangkan LPKR merupakan perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan. Binsis inti LPKR mencakup pembangunan perumahan urban, lifestyle malls dan layanan kesehatan. LPKR juga secara aktif terlibat dalam pengembangan terintegrasi, perhotelan, pengembangan dan manajemen perkotaan, serta layanan manajemen aset. [USU]