Gandeng Kemenkominfo, Gojek Tingkatkan Teknologi Digital yang Makin Aman

(Dari  kiri)  Adjunct  Researcher  Center  for  Digital  Society  (CfDS) Universitas  Gadjah  Mada  Adityo  Hidayat,  Co-CEO  Gojek  Kevin  Aluwi,  Direktur  Pemberdayaan Informatika  Komenterian  Komunikasi  dan Informatika  Slamet  Santoso  dan Ketua Umum SiBerkreasi Hermann Josis Mokalu saat memperkenalkan program baru dari Gojek, di Jakarta, Jumat (28/2). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
(Dari kiri) Adjunct Researcher Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada Adityo Hidayat, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi, Direktur Pemberdayaan Informatika Komenterian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso dan Ketua Umum SiBerkreasi Hermann Josis Mokalu saat memperkenalkan program baru dari Gojek, di Jakarta, Jumat (28/2). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Gojek memperkuat komitmen terhadap keamanan bagi seluruh pelanggan dan mitra melalui inisiatif #AmanBersamaGojek yang berfokus pada edukasi, teknologi, dan proteksi.

Sebagai bagian dari inisiatif #AmanBersamaGojek, Gojek berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo RI) serta pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan literasi digital bagi masyarakat, melalui edukasi sepanjang tahun 2020.

Baca Juga : M Taufik : Kita Do`akan Maret, A. Riza Dilantik Jadi Wagub DKI

Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi dalam keterangan pada media, di Jakarta, Jumat (28/2)  memyampaikan rasa aman dalam memanfaatkan ekosistem Gojek merupakan prioritas utama perusahaan karya anak bangsa itu sehingga investasi akan terus dialokasikan guna senantiasa menjaga keamanan dan keselamatan pelanggan maupun mitra.

“Bagi Gojek, keamanan dan keselamatan adalah prioritas utama dan merupakan tanggung jawab bersama. Kami telah dan akan terus berinvestasi pada pengembangan teknologi, serta berbagai program proteksi, baik bagi konsumen maupun mitra," tambah Kevin.

Baca Juga : Arab Saudi Larang Warga Negara-negara GCC Masuk ke Mekkah dan Madinah

Sementara itu Dirjen Apikasi Informatika Kemkominfo RI Semuel Abrijani Pangerapan, mengatakan kondisi di Indonesia sangat unik. Pengguna internet sangat tinggi mencapai lebih dari 170 juta pengguna.Namun tingkat literasi digital masyarakat kita masih tergolong rendah.

"Agar tak kehilangan momentum kita harus bekerja keras bersama-sama meningkatkan literasi digital masyarakat. Hal ini menjadi prioritas kami di Kominfo," tambahnya. 

Baca Juga : Bangun Ekonomi Kerakyatan, Pemerintah Bisa Terapkan Intervensi Terbatas

Implementasi teknologi hadir melalui Gojek SHIELD yang dijalankan dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, serta dioperasikan oleh tim keamanan digital kelas dunia yang terdiri dari data scientist, engineers dan juga pakar cyber security. [SRI]