Pakai Teknologi Ramah Lingkungan

PLTGU Jawa 2 Kapasitas 800 MW, Siap Diresmikan Presiden

Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Jawa Madura Bali, Haryanto WS (kanan) bersama General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad (kedua dari kiri) saat mengunjungi PLTGU Jawa 2, Jakarta Utara, Sabtu (29/2).
Klik untuk perbesar
Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Jawa Madura Bali, Haryanto WS (kanan) bersama General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya M. Ikhsan Asaad (kedua dari kiri) saat mengunjungi PLTGU Jawa 2, Jakarta Utara, Sabtu (29/2).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 2 yang telah beroperasi, sukses mencapai tahap commercial operation date (COD) pada Tahun 2019.

Upaya ini merupakan bukti komitmen PT PLN (Persero) untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan DKI Jakarta dan sekitarnya.

PLTGU sendiri berlokasi di area PT Indonesia Power UPJP Priok, Jakarta Utara seluas area kurang lebih 5,2 hektar.

Baca Juga : Tekan Impor Cangkul, Kemenkop Gelar Pelatihan Di Sukabumi

"Indonesia Power ini memang menjadi tempat best practice berbagai macam pembangkit dan telah diakui oleh direksi PLN. Dan untuk PLTGU Jawa 2 ke depannya akan diresmikan oleh Pak Presiden, dan kita harapkan ini dapat menjadi sejarah bagi kita dan agar Indonesia Power dapat lebih baik lagi ke depannya," kata Direktur Utama PT Indonesia Power M. Ahsin Sidqi, Sabtu (29/2), saat PLTGU Jawa 2 dikunjungi Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dan jajaran.

Pembangkit yang dioperasikan Indonesia Power ini memproduksi daya sebesar 800 MW. Selain untuk memasok listrik Jakarta, PLTGU Jawa 2 juga berperan sebagai black start system dan backup MRT.

Yang tak kalah penting, PLTGU ini menggunakan teknologi yang ramah lingkungan serta lebih efisien, sehingga mendukung program penurunan biaya pokok produksi.

Baca Juga : Jokowi Benarkan, Ahok Salah Satu Kandidat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Baru

PLTGU Jawa 2 memberikan tambahan pasokan energi listrik sebesar 800 MW. Energi listrik tersebut ditujukan untuk melayani kebutuhan masyarakat melalui sistem jaringan transmisi dan gardu induk PLN di DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Serta memperkuat sistem kelistrikan Jawa-Bali sebagai pembangkit dengan tipe Load Follower ataupun Peaker," ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS.

"PLTGU ini project yang onschedule dan tentunya ini kebanggaan juga untuk kami karena PLTGU ini dibangun diatas bongkaran eks PLTU yang lokasinya sangat terbatas," papar GM UIP JBB PLN Ratnasari di depan direksi PLN.

Baca Juga : Dua Korban Virus Corona Dirawat Di RSPI Sulianti Saroso

Sementara itu, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja dengan baik, dan menjaga upaya sinergitas ini. 

"Saya ucapakan terima kasih atas kerja kerasnya, semangatnya, dan dedikasinya untuk project ini. Semoga ke depannya dapat bermanfaat dengan baik dan siap untuk diresmikan oleh Presiden Joko Widodo," tandas Zulkifli. [NOV]