Bandara Adi Soemarmo Solo Kembali Beroperasi Normal

Bandara Adi Soemarno. (Foto: net)
Klik untuk perbesar
Bandara Adi Soemarno. (Foto: net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bandara Adi Soemarmo kembali beroperasi normal setelah penutupan penerbangan bandara akibat erupsi Gunung Merapi pada Selasa (3/3). Hampir kurang lebih 7 jam bandara ditutup.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto menjelaskan, Bandara Adi Soemarmo telah kembali beroperasi dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Merapi. 

Baca Juga : Gandeng Fayfazz, XL Axiata Mudahkan Pelanggan di Pedesaan

"Bandara Adi Soemarmo sudah kembali beroperasi secara normal. Namun, kami tetap memantau perkembangan yang ada bersama melakukan koordinasi dengan AirNav maupun BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) untuk memastikan penerbangan tidak terkendala,” katanya di Jakarta, Selasa (3/3). 

Manajer Humas AirNav Indonesia Yohanes Sirait mengatakan, AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM nomor B0620/20C pukul 15.30 WIB perihal pembukaan Bandara Adi Soemarmo. "Dengan demikian, Bandara Solo kembali beroperasi normal, setelah ditutup sejak pukul 09.25 WIB pagi tadi," katanya.

Baca Juga : PSG Larang Kylian Mbappe Masuk Tim Olimpiade

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengamatan, sudah tidak terdapat sebaran abu vulkanik pada runway dan apron di Bandara Adi Soemarmo. "Selama penutupan Bandara Adi Soemarmo pada Selasa, terdapat 13 penerbangan yang dibatalkan," ujarnya. 

Sedangkan, bandara di Yogyakarta, baik Adi Sucipto maupun Yogyakarta International Airport dan Bandara Ahmad Yani, Semarang tetap beroperasi normal. "AirNav Indonesia bersama seluruh stakeholders akan terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Merapi terhadap penerbangan dan selalu menginformasikan melalui NOTAM setiap perkembangan yang terjadi," jelasnya. [KPJ]