RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) pada Rabu (4/3) menerima penghargaan BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2020 kategori Industry Leader.

Penghargaan tersebut diberikan menyusul pengukuran Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN yang dilakukan oleh Forum Ekselen BUMN (FEB) terhadap PT Angkasa Pura II.

Berdasarkan pengukuran tersebut KPKU BUMN tersebut, PT Angkasa Pura II meraih skor 681,00 dan ditetapkan sebagai Industry Leader yang merupakan kategori tertinggi untuk saat ini. Hanya ada 9 BUMN yang meraih predikat Industry Leader, di mana salah satunya adalah PT Angkasa Pura II.

Baca Juga : Melalui FGD, Fadel Gali Pandangan Akademisi dan Birokrat Soal Haluan Negara

KPKU BUMN merupakan salah satu strategi inisiatif Kementerian BUMN melalui perbaikan dan peningkatan kinerja secara kesisteman dan berkelanjutan menuju kinerja kelas dunia.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan predikat Industry Leader yang diraih perseroan merupakan hasil dari pengembangan bisnis dan transformasi digital yang dilakukan perseroan.

“Kami memiliki program transformasi 3 GB (Triple GB) yaitu getting bigger, getting broader dan getting better guna membuat PT Angkasa Pura II lebih besar dalam ukuran bisnis, memperluas portofolio usaha, dan meningkatkan skill serta kompetensi karyawan," ungkap Muhammad Awaluddin.

Baca Juga : PBB: Myanmar Hapus Desa-desa Rohingya dari Peta

PT Angkasa Pura II juga sudah menjalankan transformasi digital sebagai upaya mengakomodir keinginan pasar. Perseroan memiliki infrastruktur digital untuk operasional bandara dan pelayanan kepada traveler.

“Keberhasilan PT Angkasa Pura II sebagai Industry Leader menyusul pengukuran KPKU BUMN ini menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu meningkatkan sektor kebandarudaraan nasional ke level yang lebih tinggi lagi,” ujar Muhammad Awaluddin.

Adapun Konsep KPKU diadopsi dan diadaptasi dari MBCfPE (Malcolm Baldrige Criteria Performance Excellence), yaitu Kerangka Kerja Bisnis Ekselen (Business Excellence Framework) yang mengacu pada Global Best Practise dari perusahaan terbaik kelas dunia.

Baca Juga : PSBB Jakarta, LIB Gelar Medical Workshop 2020 Secara Virtual

Konsep ini dikembangkan dan dikelola oleh National Institute of Standards & Technology (NIST), Amerika Serikat, dan telah diadopsi oleh berbagai negara di dunia. KPKU membagi Excellence Level dalam 8 (delapan) band, yaitu

1) Early Development (ED), (2) Early Result (ER), (3) Early Improvement (EI), (4) Good Performance (GP), (5) Emerging Industry Leader (EIL), (6) Industry Leader (IL), (7) Benchmark Leader (BM), dan tertinggi (8) World Class (WC). [SRI]