Taspen Sabet Penghargaan Emerging Industry Leader

Direktur SDM, TI dan Kepatuhan Taspen Feb Sumandar menerima penghargaan Emerging Industry Leader (excellence level) untuk Taspen. (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Direktur SDM, TI dan Kepatuhan Taspen Feb Sumandar menerima penghargaan Emerging Industry Leader (excellence level) untuk Taspen. (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Taspen (Persero) meraih predikat Emerging Industry Leader (excellence level) dalam penghargaan BUMN Performance Excellence Award 2020. Penghargaan diberikan kepada BUMN yang bekerja keras membangun organisasi dengan kinerja ekselen dan daya saing world class. 

Predikat tersebut diraih Taspen dengan perolehan skor 583,75 dalam assessment Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN Tahun 2019. "Banyak Inovasi yang telah kami lakukan dalam meningkatkan daya saing perusahaan, salah satunya dengan Digital Pelayanan Pembayaran Pensiun untuk memudahkan para peserta diseluruh Indonesia dan juga penerapan Human Capital di lingkungan organisasi Taspen," ujar Direktur SDM, TI dan Kepatuhan Feb Sumandar di Jakarta, Kamis (5/3).

Berita Terkait : Jasindo Dukung Program OJK Reformasi Industri Asuransi

Dalam gelaran penghargaan tersebut, Taspen termasuk dalam daftar 22 BUMN yang meraih level Emerging Industry Leader dari 100 BUMN yang dinilai. Assessment kinerja berbasis KPKU ini dinilai langsung oleh Kementerian BUMN dan Forum Ekselen BUMN (FEB) guna mengukur implementasi kerangka bisnis ekselen, termasuk peningkatan daya saing perusahaan.

Sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara, Taspen terus berkomitmen kepada pesertanya untuk terus memberikan layanan terbaiknya dengan empat Program perlindungan yang terdiri dari program Tabungan Hari Tua (THT), Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. 

Baca Juga : Ini Imbauan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Untuk Cegah Corona

Dari waktu ke waktu Taspen selalu mengelola program secara optimal dengan mempertimbangkan aspek likuiditas, solvabilitas, prudent, keamanan dana, dan imbal hasil yang memadai ke peserta agar kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat ditingkatkan lebih baik lagi di masa-masa mendatang. [DIT]