Kucurkan Rp 17 Miliar, Pertamina Gandeng 106 Calon Mitra Di Lamteng

Penandatanganan Penyaluran Dana Program Kemitraan Pertamina Sumbagsel di Lampung Tengah, Selasa (3/3).
Klik untuk perbesar
Penandatanganan Penyaluran Dana Program Kemitraan Pertamina Sumbagsel di Lampung Tengah, Selasa (3/3).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Region Sumbagsel kembali menyalurkan dana Program Kemitraan (PK) di Desa Astomulyo, Punggur, Lampung Tengah (Lamteng). Wilayah ini memiliki potensi besar dalam bidang peternakan, pertanian, dan perkebunan. Hal ini menjadi daya tarik untuk Pertamina hadir dan menggandeng para pelaku usaha menjadi mitra Pertamina.

“Mengawali tahun 2020, Pertamina Region Sumbagsel akan menggandeng 106 calon mitra di wilayah Lampung Tengah dengan bidang usaha antara lain peternak sapi, peternak ayam, took sembako, serta bengkel dengan total penyaluran mencapai 17 miliar rupiah. Mudah-mudahan ini start yang bagus untuk kontribusi berkelanjutan Pertamina terhadap perekonomian masyarakat dan daerah,” kata Vice President Corporate Social Responsibility & Small Medium Enterprise Partnership Program (CSR & SMEPP) PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita.

Dengan ditandatanganinya Surat Perjanjian Pinjaman Uang (SPPU), maka 106 calon mitra ini akan resmi menjadi mitra binaan Pertamina. Selain keuntungan bantuan permodalan dengan biaya administrasi yang rendah, mitra binaan Pertamina akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan berkala dengan harapan usaha para mitra binaan ini dapat tumbuh, berkembang, dan dapat menyumbang manfaat bagi masyarakat dan daerahnya. 

Berita Terkait : Wujudkan K3, Pertamina Gelar Simulasi Lokasi Kerja Aman

Selain itu, lima mitra binaan yang bergerak dalam bidang usaha makanan ringan, kopi, dan keripik juga mendapatkan bantuan berupa desain dan cetak kemasan, serta alat sealer untuk kemasannya.

“Semoga bantuan permodalan, pelatihan, pendampingan serta bentuk dukungan lainnya dari Pertamina dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh mitra binaan. Pertamina dan mitra binaan akan bergandengan mengawal seluruh proses PK ini untuk mencapai tujuan besar tersebut,” ucapnya.

Menurut Arya, di wilayah Sumbagsel pada tahun lalu Pertamina telah menyalurkan dana PK mencapai 40 miliar rupiah yang tersebar kepada berbagai pelaku usaha di lima provinsi antara lain Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung. Berdasarkan hal ini, tidak menutup kemungkinan Pertamina akan terus mencari potensi usaha daerah yang dapat dikembangkan. 

Berita Terkait : Pertamina Suntik Modal Wirausaha Hingga Rp 2 M di Wilayah Region III

“Tim Pertamina akan menyebar mencari potensi-potensi yang dapat digali dari setiap daerahnya. Kami juga biasanya akan bekerja sama dengan dinas atau kelompok supaya bantuan PK ini dapat tepat sasaran diterima oleh pelaku usaha yang membutuhkan,” jelas Arya. 

Mewakili Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketua Asosiasi KWT, Suparti menyampaikan antusiasme para calon mitra yang menandatangani SPPU. Menurutnya, melalui PK ini, masyarakat mulai bisa mengembangkan usahanya secara bertahap.

“Mereka adalah pekerja keras. Dengan adanya bantuan permodalan PK ini saya rasa seluruh pelaku usaha bisa memulai prioritisasi pengembangan usahanya. Dengan demikian, usaha mereka akan lebih maju dan lebih bermanfaat lagi,” kata Suparti.

Berita Terkait : Kebanjiran, RS Pertamina Jaya Sigap Pindahkan Pasien Cuci Darah ke RSPP

Turut hadir dalam kesempatan ini beberapa jajaran Dinas Kabupaten Lampung Tengah serta Camat Punggur. Camat Punggur, Priyadi, menyampaika  apresiasinya atas kontribusi Pertamina terhadap pelaku usaha di wilayah Desa Astomulyo, Punggur.

“Dengan Program Kemitraan ini, harapannya mereka dapat memberikan kontribusi tambahan terhadap perekonomian daerah. Tidak lupa para mitra ini juga akan menjadi wajah dari hasil daerah khas Punggur, Lampung Tengah,” kata Priyadi. [WHY]