Dukung Program Pemerintah

Toyota Perbanyak Model Mobil Listrik

Jajaran mobil listrik Toyota. (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Jajaran mobil listrik Toyota. (Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT. Toyota-Astra Motor (TAM) dan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada tahun ini akan memperbanyak model hybrid (Hybrid Electric Vehicle/HEV), mobil listrik baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) dan mobil hybrid colok (Plug-in Hybrid Vehicle/PHEV). Hal ini untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Disaat yang sama, Toyota juga terus melakukan upaya untuk mempersiapkan pasar dengan terus-menerus meningkatkan kesadartahuan publik tentang kendaraan elektrifikasi. “Hal ini merupakan bagian dari komitmen dan kontribusi Toyota terutama dalam mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat implementasi teknologi elektrifikasi di Indonesia,” ujar Toyota Indonesia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Rakyat Merdeka, Kamis (5/3).
 
Toyota berencana memulai produksi model kendaraan hybrid (HEV) di Indonesia pada tahun 2022. Model HEV produksi lokal tersebut akan ditujukan tidak hanya untuk pasar domestik, namun juga untuk pasar ekspor. Selain itu, Toyota juga akan membantu penyebarluasan mobil listrik seperti BEV, PHEV, dan HEV. Di dalamnya rantai suplai dari komponen-komponen utama kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kondisi di Indonesia dengan mempertimbangkan keunggulan dan tantangan dari masing-masing teknologi.
 
Sebelumnya Toyota Indonesia juga mendukung aktivitas “Riset dan Studi Komprehensif Kendaraan Elektrifikasi” bersama dengan 6 universitas di Indonesia yang diprakarsai oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Toyota menyediakan alat riset berupa 18 unit mobil (6 Prius HEV, 6 Prius PHEV, dan 6 Corolla mesin bakar internal), data loggers, peralatan pengisian daya, dan asistensi teknikal.

Berita Terkait : Inaplas Minta Pemerintah Percepat Izin Impor Garam Industri

Menurut Toyota, Indonesia merupakan salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan serta komponen Toyota yang penting di Asia Pasifik. Toyota dan perusahaan-perusahaan grup Toyota di Indonesia memproduksi kendaraan dengan kandungan lokal tinggi di level 75 persen hingga 95 persen serta melakukan ekspor produk-produk otomotif berupa kendaraan utuh (Completely Built-Up – CBU), kendaraan terurai (Completely Knock Down – CKD), mesin bensin dan etanol, komponen, serta alat bantu produksi ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Pasifik, dan Timur Tegah. Produksi lokal dan ekspor berkontribusi pada neraca perdagangan yang positif serta mendukung perkembangan industri dan ekonomi.
 
“Perusahaan-perusahaan dalam Grup Toyota berkomitmen untuk mendukung popularisasi kendaraan elektrifikasi termasuk di dalamnya BEV, PHEV, dan HEV dengan melakukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menciptakan permintaan pasar,” tulis Toyota.

Toyota berharap, dapat mendukung target pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudkan udara yang lebih bersih melalui penurunan emisi dan mengurangi impor minyak menuju keseimbangan neraca perdagangan yang lebih baik. Selain itu, Toyota juga mendukung pengembangan industri nasional yang berkelanjutan sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan standar dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. 

Baca Juga : United Tractors Luncurin Scania Baru Untuk Transjakarta

“Toyota sangat percaya akan potensi Indonesia dan pencapaian target-target implementasi teknologi elektrifikasi. Karenanya Toyota berkeinginan kuat untuk mendukung penggunaan kendaraan elektrifikasi secara massal sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia,” ujar Toyota. [DIT]