Bantu Proses Observasi Corona

Telkomsel Perkuat Jaringan di Pulau Sebaru Kecil

Pegawai Telkomsel sedang mengecek jaringan di Pulau Sebaru Kecil. (Foto: ist)
Klik untuk perbesar
Pegawai Telkomsel sedang mengecek jaringan di Pulau Sebaru Kecil. (Foto: ist)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Guna memperlancar layanan komunikasi, Telkomsel berupaya memperkuat jaringan di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. Pulau tersebut digunakan untuk mengobservasi 188 WNI terkait pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Di mana masa observasi akan dilakukan selama 14 hari. 

Executive Vice President Area West Agus Setia Budi mengatakan, kehadiran jaringan telekomunikasi yang handal menjadi penting untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi semua pihak yang terlibat. “Terkait observasi WNI di pulau Sebaru Kecil, Telkomsel hadir untuk memastikan komunikasi lancar. Disini kami memasang 1 BTS combat temporary 4G LTE 1800 bandwidth 17.7 MHz dan 3G 3 carrier yang dapat melayani seluruh pulau secara maksimal,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/3). 

Berita Terkait : KRI Semarang-594 Jadi Pusat Komando Observasi di Pulau Sebaru

Penyediaan jaringan Telkomsel di pulau Sebaru Kecil yang sebelumnya hanya mendapatkan sinyal dari BTS terdekat berjarak kurang lebih 9 km tersebut juga didukung oleh Telkom Group yang mampu menyediakan transport Radio MW dengan kapasitas hingga 150 Mbps. Kemudian Telkomsel juga menambah power dan meningkatkan kapasitas LTE 900 di site BTS pulau Tongkeng. 

Kepulauan Seribu sebagai salah satu wilayah terdepan di utara ibukota negara dan merupakan daerah administrasi DKI Jakarta saat ini telah di-cover hingga 95 persen wilayah populasinya. Ada lebih dari 28 BTS Telkomsel baik 3G maupun 4G yang melayani di 11 pulau-pulau kecil berpenghuni maupun beberapa pulau lainnya yang juga menjadi zona konservasi berupa taman nasional laut bernama Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKS). 

Berita Terkait : Proses Evakuasi Lancar, ABK World Dream Dibawa Ke Pulau Sebaru

Pelanggan yang berada di kawasan Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang Besar, Pulau Panggang, Pulau Kelapa Kecil, Pulau Bidadari, hingga Pulau yang paling ujung yakni Sebira dan beberapa pulau lainnya, selama ini sudah dapat mengakses layanan broadband dan digital service lainnya. 

Menurut Agus, ini merupakan komitmen Telkomsel untuk turut mengakselerasikan kemajuan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk mendukung pengembangan wilayah kabupaten ini sebagai pusat budidaya laut dan pariwisata sehingga hadirnya jaringan telekomunikasi dapat menjadi enabler pembangunan masyarakat dan wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. 

Berita Terkait : Observasi Corona Kelar, Pemerintah Akan Pulangkan WNI Dari Natuna

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada petugas serta WNI yang akan menjalani proses observasi tersebut, Telkomsel juga memberikan kartu perdana gratis sebagai alat komunikasi selama berada di sana. Dengan layanan komunikasi Telkomsel yang lancar, para WNI dapat tetap berkomunikasi memberi kabar kepada sanak keluarga melalui video call, telpon, sms ataupun layanan media sosial dan data lainnya. 

“Kehadiran Layanan Telkomsel di Pulau Sebaru Kecil ini sebagai bentuk komitmen kuat kami untuk dalam membantu pemerintah menangani observasi WNI terkait virus Corona. Kami berdoa semoga semua WNI yang ada di pulau tersebut dalam keadaan sehat selalu dan dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga tercinta," pungkas Agus. [DIT]