Wabah Corona Tak Kurangi Semangat Petani Panen Padi

Padi siap panen. (Foto: Humas Kementan)
Klik untuk perbesar
Padi siap panen. (Foto: Humas Kementan)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Adanya Virus Corona atau Covid-19 tidak mengurangi semangat petani di Jambi untuk tetap giat turun ke sawah memanen padi yang kni sudah memasuki puncak panen raya. Harapan petani semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan beberapa komoditas memasuki hari besar keagamaan yakni Puasa dan Lebaran.

Salah satu lokasi panen di Jambi adalah di Kabupaten Sarolangun. Tepatnya di Desa Ujung Tanjung dan Desa Tinting. Siti Anita, PPL desa setempat mengatakan, panen tahun ini memberikan hasil cukup baik, terutama untuk varietas padi gogo lokal dengan ubinan 2,5 ton per hektar atau sama dengan rata-rata produktivitas nasional. "Tingkat serangan hama cukup tinggi karena dekat dengan kebun petani, serta terkendala dengan air saat tanaman memasuki masa pertumbuhektarn, tapi hasilnya masih cukup baik," kata Siti.

Berita Terkait : Jokowi Minta Pertanian Terus Berproduksi

Varietas padi gogo yang ditanam adalah varietas lokal. Di antaranya, pulut, segon, kabut, Seni, Karang Bungo, Silang dan Kuning. Luas pertanaman padi gogo di lokasi panen seluas 135 hektar.

Lokasi panen lainnya di Jambi adalah Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ini merupakan lahan irigasi, dengan luasan lebih kurang 900 hektar, juga melaksanakan panen dengan menggunakan alat power thraser dan combain harvester. Hasil ubinan sekitar 5,5-6 ton GKG per hektar.

Berita Terkait : Tekan Penyebaran Corona, KAI Kurangi Perjalanan Secara Bertahap

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan meminta agar produksi pertanian tetap berjalan bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. Apalagi, sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

"Adanya musibah wabah virus Covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor," katanya. [KAL]