RMco.id  Rakyat Merdeka - Perayaan Hari Buruh atau May Day tahun ini diperingati dengan berbeda. Sebagai bentuk keprihatinan karena pandemi corona (Covid-19) di Indonesia, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) serentak mengganti aksi demo dengan aksi sosial.

MPBI merupakan gabungan tiga konfederasi buruh terbesar dengan jutaan anggota yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) 

Bentuk aksi sosial yang dilakukan adalah dengan memberikan ribuan Alat Pelindung Diri (APD) standar untuk tenaga medis ke beberapa rumah sakit di Jabodetabek. Ada tiga sasaran rumah sakit di Jabodetabek. Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta Pusat, Rumah Sakit Annisa di Cikarang dan RSUD Balaraja di Tangerang.

Baca Juga : Trump Ndablek!

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyerahkan langsung bantuan ke RSUD Balaraja, Tangerang mengatakan, di tengah keprihatinan bangsa menghadapi wabah corona, buruh sengaja tidak menggelar aksi unjuk rasa dan menggantinya dengan aksi sosial.

Menurutnya, aksi perayaan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya tidak mengurangi sakralnya May Day. Justru disatu sisi membuktikan kalau buruh tidak hanya garang di aksi demonstrasi tapi juga peduli terhadap aksi sosial.

"Kami putuskan tidak menggelar aksi demo besar-besaran yang biasanya dilakukan di saat May Day. Untuk May Day tahun 2020, kami menggantinya dengan kegiatan sosial," katanya usai penyerahan APD di RSUD Balaraja, Tangerang, Jumat (1/5).

Baca Juga : Luhut Ngangke Anies

Andi Gani menjelaskan, MPBI juga sudah mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh jajaran dengan total 40 Federasi serikat pekerja untuk melaksanakan kegiatan sosial dalam merayakan May Day.

Andi Gani mengakui berbagi tugas dalam pelaksanaan bakti sosial hari ini. Ia di RSUD Balaraja, Tangerang. Sementara, Presiden KSPI Said Iqbal di RS Annisa, Cikarang dan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menyerahkan bantuan APD di RSCM, Jakarta Pusat.

"Total ada ribuan APD diserahkan ke beberapa rumah sakit. Tak hanya itu, kami juga membagikan masker, dan hand sanitizer bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Baca Juga : Jurus Kapolri Nggak Mempan

Andi Gani menilai, seluruh elemen buruh berempati dengan kondisi Indonesia saat ini. Bukti bahwa buruh juga peduli terhadap bangsa dan negara.

"Situasi bangsa yang sedang sangat sulit dan rakyat juga sangat sulit. Oleh karena itu gerakan buruh berempati dengan situasi bangsa ini," ucapnya.

Selain di Jakarta, kata Andi Gani, KSPSI Provinsi Jawa Barat juga memberikan bantuan APD baju medis sebanyak 160 pcs dan 160 pcs APD pelindung muka yang dibagikan ketiga tempat rujukan pasien Covid-19 yaitu RS Al Islam Bandung, RSUD Ujung Berung, dan BPSDM Jawa Barat. Penyerahan di Bandung langsung dikomandoi Ketua DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto. [KPJ]