RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan fasilitas khusus untuk kelancaran perjalanan penumpang pesawat pada masa larangan mudik sesuai anjuran pemerintah.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan, mengungkapkan, di masa larangan mudik terbatas dengan kriteria tertentu, pihaknya menyiapkan konter check in khusus hingga rapid test.

"Fasilitas khusus larangan mudik tersebut yaitu konter check in khusus bagi calon penumpang yang akan berangkat pada masa larangan mudik ini," ujarnya dalam siaran pers kepada Rakyat Merdeka, Senin (11/5).

Jalur atau konter check in tersebut ada di tiap bandara di bawah naungan Angkasa Pura I untuk memeriksa kelengkapan dokumen sebagai syarat melakukan perjalanan, dan dilakukan wawancara singkat terkait kepentingan keberangkatan calon penumpang tersebut.

Berita Terkait : Mau Kembangkan Bandara Kualanamu, Angkasa Pura II Lirik Mitra Strategis

Angkasa Pura I juga menyediakan pemeriksaan suhu tubuh, dan pojok rapid test (rapid test corner) yang layanannya disediakan oleh pihak swasta.

Angkasa Pura I menegaskan, tidak menyiapkan layanan rapid test untuk para calon penumpang.

Terkait dengan tarif atau biaya rapid test, pengaturannya dilakukan oleh pihak swasta atau klinik yang menyediakan layanan tersebut.

Dengan adanya rapid test corner ini, calon penumpang yang belum memiliki surat keterangan negatif Covid-19 dapat melakukan tes di bandara. Konter check in khusus dan rapid test disediakan selama larangan mudik pemerintah berlaku.

Berita Terkait : Angkasa Pura II Terapkan Protokol Kesehatan Di Semua Armada Transportasi Bandara

Hal ini sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kami tetap menghimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara sesuai dengan kriteria yang sudah sesuai dengan SE No 4 Tahun 2020 tersebut, untuk menyiapkan seluruh dokumen syarat keberangkatan sebelum tiba di bandara, termasuk surat keterangan negatif Covid-19. Itu penting sehingga proses pemeriksaan di bandara berjalan lancar dan prinsip physical distancing dapat diterapkan dengan baik di bandara," kata Handy.

Sebagai informasi, sejak dioperasikannya kembali seluruh moda transportasi dengan pembatasan kriteria penumpang pada Kamis 7 Mei lalu hingga 9 Mei, terdapat 3.036 trafik penumpang dan 633 trafik pesawat di seluruh bandara Angkasa Pura I.

Sedangkan pada periode 1-9 Mei 2020, trafik penumpang di seluruh bandara Angkasa Pura I sebanyak 6.753 penumpang dan trafik pesawat sebesar 1.616 pergerakan pesawat.

Berita Terkait : Dorong Penerapan Teknologi Digital, Angkasa Pura I Luncurkan Sistem Aplikasi APPro

Pada periode ini, trafik penumpang tertinggi terjadi di Bandara Pattimura Ambon dengan 1.672 penumpang, diikuti Bandara SAMS Sepinggan dengan trafik penumpang sebanyak 1.210 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik penumpang sebanyak 1.059 penumpang.

Pada periode 1 Januari hingga 8 Mei 2020, trafik penumpang di seluruh bandara Angkasa Pura I turun sebesar 32,5 persen dibanding periode yang sama pada 2019 lalu. Pada periode 1 Januari sampai 8 Mei 2020 ini, trafik penumpang Angkasa Pura I hanya sebesar 17.821.012 penumpang.

"Sedangkan pada periode yang sama Tahun 2019, trafik penumpang dapat mencapai 26.420.707 orang," tutup Handy. [FAZ]