Jaga Kestabilan Harga

Bulog Surakarta Gelar Pasar Murah

Bulog Surakarta bekerja sama dengan pemda setempat, menggelar pasar murah. (Dok : Bulog)
Klik untuk perbesar
Bulog Surakarta bekerja sama dengan pemda setempat, menggelar pasar murah. (Dok : Bulog)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta berusaha menjaga harga kebutuhan pokok untuk tetap stabil jelang Lebaran dan Idul Fitri 1441 H.

Bulog Surakarta bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Sukoharjo mengelar kegiatan Pasar Murah.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta, Imam Firdaus Jamal, mengungkapkan, kegiatan Pasar Murah ini digelar di 5 (lima) pasar di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga : Ini Penjelasan Kemenhub Soal Pesawat Cessna yang Jatuh di Danau Sentani, Papua

Seluruh titik pasar ini akan menyediakan komoditas pangan antara lain beras, gula pasir, dan minyak goreng. “Lebaran sudah semakin dekat. Maka akan kami pastikan untuk mengamankan harga ketersediaan dan keterjangkauan pasokan dan harga agar Hari Raya Idul Fitri masyarakat tetap tenang. Apalagi kondisi saat ini sedang terjadi kekhawatiran akibat wabah virus corona Covid-19,” ujar Imam dalam rilis yang diterima RMco, Selasa (12/5/2020).

Kegiatan Pasar Murah ini mulai berlangsung berbeda-beda. Pertama tanggal 12 Mei 2020 di Pasar Tawangsari Sukoharjo dan tanggal 13 Mei 2020 di Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo.

Lalu tanggal 14 Mei 2020 di Pasar Tawang Kuno/Weri, tanggal 18 Mei 2020 di Pasar Glondongan/Polokarto, dan terakhir tanggal 19 Mei 2020 di Pasar Bekonang.

Baca Juga : Dirjen PAS Pastikan Belum Ada Napi Positif Covid-19 di Penjara

Adapun barang komoditas pangan yang Perum Bulog Cabang Surakarta siapkan dalam kegiatan ini adalah BerasKITA Premium kemasan 5 kg sebanyak 200 kg, gula pasir kemasan 1 kg sebanyak 1.000 kg, dan minyak goreng sebanyak 300 liter di setiap lokasi.

Imam Firdaus Jamal mengatakan, pada operasi Pasar Murah ini Perum Bulog akan menjual barang kebutuhan pokok dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu untuk harga BerasKITA Premium Rp 52.000,00/kemasan 5 kg, gula pasir Rp 12.500,00/kg, dan minyak goreng Rp 12.000,00/liter.

Saat ini stok beras di Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta memiliki kurang lebih sebanyak 15.300 ton yang tersimpan di 9 (sembilan) gudang Bulog se-Karesidenan Surakarta.

Baca Juga : Trisakti Gelar Upacara Peringatan Gugurnya Mahasiswa Tragedi 12 Mei 1998 Secara Virtual

Stok ini akan masih terus bertambah dikarenakan Perum Bulog sedang melakukan pengadaan gabah/beras DN 2020.

Dengan dilakukannya kegiatan Pasar Murah ini, lanjutnya, diharapkan masyarakat di Karesidenan Surakarta tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan kebutuhan yang berkualitas dengan harga terjangkau.

"Untuk selanjutnya kegiatan Pasar Murah akan berlangsung di Kabupaten Wonogiri," tukasnya. [JAR]