RMco.id  Rakyat Merdeka - International Council of Women (ICW) mengadakan rapat dewan direksi secara daring untuk pertama kalinya yang dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Juli 2020. Rapat membahas isu-itu terkini.

Rapat Dewan Direksi ini dihadiri oleh semua anggota yaitu, Presiden ICW Jungsook Kim (Korea), Linda Liu (Taiwan), Doris Bingley (Malta), Jamal Hermes Ghibril (Lebanon), Fatma Fatos Inal(Turki), Nebiye Isin Atala (Turki), Puspha Hedge (India), Martine Marandel (Perancis), Giwo Rubianto Wiyogo (Indonesia), dan Marie-Claude Bertrand (Perancis).

Berita Terkait : Horee, Nasabah Baru BRI Bisa Buka Rekening Secara Online

Giwo Rubianto sebagai koordinator ICW untuk area Asia Pasifik yang juga Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia atau Kowani mengatakan, akan berusaha menarik negara-negara yang belum menjadi National Council of Women (NCW) yang aktif di ICW seperti Jepang, Malaysia dan Singapura. 

“Kami memperkenalkan ICW melalui duta besar negeri-negeri tersebut yang berada di Indonesia ataupun melalui duta besar Indonesia di negera yang dikunjungi,” ujarnya dalam keterangan Jumat (10/7).

Berita Terkait : Ini 5 Layanan Gojek Yang Banyak Digunakan Selama Pandemi

Menurutnya, selama pandemic Covid-19 melanda, kebanyakan organisasi yang berafiliasi dengan ICW terpaksa menghentikan kegiatannya. Tetapi perlahan memulai untuk melanjutkan perjuangannya melalui kegiatan berbasis daring. 

Giwo menambahkan itu isu-isu yang dilaporkan oleh negara-negara Asia Pasifik mengalami peningkatan signifikan selama pandemi Covid-19. Isu yang mengemuka selama pandemi berupa kekerasan dalam rumah tangga, rasisme, diskriminasi gender dan kurangnya kesadaran terhadap kehamilan, angka kematian ibu dan angka kematian anak saat dilahirkan.

Berita Terkait : Rumput Tetangga Lebih Hijau Kejadian di Saat Pandemi Ini

Untuk diketahui, ICW adalah federasi organisasi perempuan yang didirikan pada 1888 dan mempunyai 65 negara anggota dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selama 130 tahun terakhir, ICW telah menjadi pelopor aktif dalam mempromosikan hak-hak perempuan internasional.

Saat ini, Jungsook Kim dari Korea menduduki posisi Presiden ICW selama 2 periode. Giwo Rubianto sendiri telah terpilih menjadi salah satu Vice President ICW pada 2018 di acara General Assembly ICW yang ke-35. [DIT]