RMco.id  Rakyat Merdeka - Banjir bandang melanda Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7). Banjir yang disebabkan curah hujan tinggi ini, membuat Sungai Masamba meluap.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 19 orang dilaporkan meninggal dunia, 23 hilang, dan lebih dari 15.000 orang terpaksa mengungsi.

Bergerak cepat, tim Pertamina Peduli dari Marketing Operation Region (MOR) VII segera berangkat menuju lokasi bencana dengan membawa sejumlah bantuan.

Berita Terkait : PSBB Jakarta, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman

Bantuan yang dibawa berupa 1 ton beras, 50 dus mie instan, sarden, telur, minyak sayur, sejumlah bumbu masak dan selimut.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Fuel Terminal (FT) Palopo, Bushro Sihabuddin Busthomy kepada Iptu Budi Amin di Posko Polsek Masamba, Rabu (15/7).

Di tempat terpisah, Unit Manager Communication & CSR MOR VII PT Pertamina (Persero) Hatim Ilwan mengungkapkan, bantuan tersebut diserahkan kepada Posko Polsek Masamba, untuk kemudian disalurkan kepada warga yang menjadi korban banjir bandang.

Berita Terkait : Bakti Untuk UMKM di Tengah Pandemi, Pertamina Gelar Sekolah Daring Hingga Bantuan Dana Rp 256 Miliar

"Semoga, bantuan tersebut sedikit banyak bisa meringankan beban warga yang harus kehilangan rumah dan sumber penghasilan akibat banjir bandang tersebut," ungkapnya.

Pertamina juga merespon cepat aspirasi masyarakat di pengungsian, yang saat itu sangat membutuhkan air bersih untuk minum.

Keesokan harinya, tepatnya pada Kamis (16/7), tim Pertamina Peduli menyerahkan bantuan berupa 100 dus air mineral, kepada Posko Induk Penanganan Banjir Bandang Luwu Utara, yang diterima langsung oleh Kabid Pencegahan dan Kesiagaan BPBD Luwu Utara, Irwan.

Berita Terkait : Wujudkan Langit Biru, Pertamina Kampanyekan Pemakaian BBM Berkualitas

Pertamina juga menyertakan bantuan 20 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kg yang diperuntukkan bagi dapur umum di sana. Hatim juga menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak, yang telah bekerja ekstra keras dan cepat dalam penanggulangan banjir bandang ini.

"Semua pihak harus saling bahu-membahu, sesuai porsi dan kapasitasnya masing-masing. Agar bencana ini bisa segera tertanggulangi, dan masyarakat bisa terbantu," pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, Pertamina menyerahkan bantuan bagi warga yang terkena bencana longsor di Jalan Poros Toraja Palopo. Awal Juli, Pertamina juga menyerahkan bantuan bagi warga korban banjir di Gorontalo. [HES]