RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Kantor Cabang Jakarta Cilandak memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 228 juta kepada ahli waris Hamdani di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (23/7).

Santunan secara simbolis diserahkan langsung Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali kepada orangtua Hamdani. Turut hadir Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek DKI Jakarta Cotta Sembiring dan Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Cilandak Puspitaningsih.

Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Cilandak, Puspitaningsih mengatakan, Hamdani bekerja sebagai pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Kecamatan Jagakarsa. Hamdani semasa bekerja didaftarkan program perlindungan BP Jamsostek oleh Kecamatan Jagakarsa.

Berita Terkait : Jakarta PSBB Lagi, BP Jamsostek Maksimalin Lapak Asik

Wetty-sapaan akrab Puspitaningsih menuturkan, musibah yang menimpa Hamdani berawal saat menyiram tanaman di halaman Kantor Kecamatan Jagakarsa.

"Setelah itu ada trouble. Air tidak bisa keluar dari selang, maka almarhum turun untuk mengecek water tank. Saat naik tanpa sengaja tangan almarhum memegang stop contact dan tersengat listrik membuat almarhum jatuh ke dalam water tank," ungkapnya. 

Saat dilarikan ke rumah sakit terdekat, Hamdani dinyatakan meninggal dunia. Atas kejadian tersebut, pihaknya memberikan santunan kepada ahli waris almarhum sebesar Rp 228 juta. 

Berita Terkait : Melani Serahkan Bantuan Rp 213,4 Juta Untuk Renovasi Mushola Di Jatipadang

Rinciannya santunan kematian kecelakaan kerja Rp 205 juta, biaya pemakaman Rp 10 juta, santunan berkala Rp 12 juta, dan biaya pertolongan medis Rp 1 juta. 

"Karena almarhum belum menikah, maka santunan kita serahkan kepada ibu almarhum yaitu Ibu Dahlya sebagai ahli waris," tuturnya.

Wetty mengapresiasi Kecamatan Jagakarsa yang telah mengikutsertakan karyawannya ikut program BP Jamsostek sehingga terlindungi dari risiko sosial ekonomi.

Berita Terkait : BP Jamsostek Serahkan Data 3 Juta Pekerja Penerima BLT

"Kami BP Jamsostek mengimbau kepada seluruh masyarakat pekerja agar sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan karena risiko sosial ekonomi ataupun risiko kecelakaan tidak ada tahu kapan terjadi dan menimpa diri kita," ucapnya.

Deputi Direktur Wilayah BP Jamsostek DKI Jakarta, Cotta Sembiring mengaku ikut berduka cita atas kepergian Hamdani. Menurutnya, penyerahan bantuan ini menjadi bukti BP Jamsostek hadir memberikan kepastian manfaat bagi ahli waris.

"BP Jamsostek berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga serta dapat dimanfaatkan sebaik mungkin terutama apabila ada amanah atau pesan almarhum," ujarnya. [KPJ]