RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) kembali menggandeng aparat hukum untuk mendampingi proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan dan operasional kilang dalam negeri yang ditangani PT Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Hari ini, Pertamina menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri).

Penandatanganan dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang dengan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo, Msi di Jakarta. Disaksikan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Berita Terkait : Kembangkan Sport Science, Menpora Gandeng Perguruan Tinggi

Nicke menegaskan, tanda tangan perjanjian kerja sama dengan Bareskrim Polri merupakan wujud Pertamina dalam menjaga amanah,untuk menciptakan kemandirian dan kedaulatan energi.

"Tentunya, tugas besar dan niat mulia ini tidak dapat tercapai, tanpa adanya kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder kami. Tanpa terkecuali, dengan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujar Nicke.

"Kebijakan dan tugas dari Bapak Presiden yang diamanahkan kepada Pertamina, tentu sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Jadi, sangatlah tepat jika Kepolisian memberikan pendampingan. Mengawal proses bagaimana kita mengembangkan kilang baru, dan mengoperasikan kilang- kilang lama," tandasnya.

Berita Terkait : Mau Beraksi, Perampok Pake Hand Sanitizer Dulu

CEO PT Kilang Pertamina Internasional Ignatius Tallulembang menjelaskan, dalam penyelesaian proyek dan operasional perusahaan, Pertamina berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip kejujuran, kehati-hatian dan transparansi.

Untuk itu, Pertamina melibatkan Bareskrim Polri guna melaksanakan pengawasan dan asistensi dalam proses pengadaan proyek pembangunan, pengembangan, dan operasi kilang minyak dan petrokimia.

"Kerja sama ini ditujukan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi, antara Pertamina dengan Polri yang selama ini telah berjalan dengan baik. Dengan sinergi ini, seluruh proses pengerjaan proyek bisa dilakukan tanpa kekhawatiran dan ragu-ragu. Sehingga, semuanya bisa selesai sesuai target,” tutur Nicke.

Berita Terkait : Kembangkan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bisa Belajar Dari China

Sementara itu, Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan komitmennya dalam melakukan pengawalan. Sehingga, seluruh kegiatan dari program besar Pertamina dapan berjalan dengan baik, efisien, tepat waktu dan lancar.

“Kebijakan pemerintah yang dibebankan kepada Pertamina, menjadi kewajiban Kepolisian Indonesia, khususnya Bareksrim Polri, untuk melakukan pengawalan terhadap terselenggaranya pembangunan kilang di Indonesia. Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaannya kepada kami, Bareskrim Polri untuk bisa mengawal proyek yang ada di Pertamina," pungkasnya. [HES]