RMco.id  Rakyat Merdeka - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menargetkan di akhir 2022 seluruh pelabuhan penyeberangan sudah menerapkan sistem pembelian tiket penyeberangan secara online. Bisa melalui Ferizy.com atau aplikasi di ponsel. Saat ini baru empat pelabuhan penyeberangan yang menerapkan sistem pembelian tiket online.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, sudah menjadi kewajiban ASDP untuk selalu memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat sebagai bagian dari world class service. Khususnya bagi pengguna jasa kapal ekspres di lintas Merak-Bakauheni yang membeli tiket secara online.

Berita Terkait : BRI Salurkan Rp 30 Triliun Dana PEN Dalam 1,5 Bulan

Bahkan, pengguna jasa yang berada di luar negeri pun, jika ingin melakukan perjalanan liburan dengan kapal Ferry, dapat mengakses Ferizy.com, dengan mudah dan cepat.

"Benefit bagi pengguna jasa yang membeli tiket online adalah dapat memiliki tiket dengan waktu keberangkatan terjadwal sehingga tidak perlu antre lagi di pelabuhan," katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8).

Berita Terkait : BNI Taplus Muda Ajak Milenial Lebih Kreatif di Tengah Pandemi

Ira menilai, pengguna jasa berperan penting untuk mendukung kelancaran dan mengurangi kepadatan di pelabuhan dengan beli tiket sesuai jadwal dan kuota.

"Salah satu fokus kami, penerapan port capacity management, keseimbangan antara supply (kapasitas kapal) dan demand (arus kedatangan) pada tingkat optimal. Di sini kami melakukan penyesuaian, khususnya di masa peak season agar pengguna jasa tertib untuk mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, mulai dari reservasi tiket online, melakukan check-in, hingga naik ke kapal, sehingga perjalanan lebih lancar, aman dan nyaman," tuturnya.

Berita Terkait : Begini Kiprah Petugas Sarana di Balik Nyamannya Penumpang Kereta

Sejak diterapkan pembelian tiket via online di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk mulai 1 Mei 2020, kini beli tiket Ferry semakin mudah, bisa melalui ponsel dan reservasi dapat dilakukan mulai H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.
 Selanjutnya