RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. [WIKA] Grup meraih 5 penghargaan bergengsi pada ajang BUMN Marketeers Award (BMA) 2020 yang dihelat secara virtual dari Hermawan Kartajaya Town Hall, Jakarta, Rabu (16/9). Penghargaan tersebut terdiri dari Gold Winner untuk The Most Promising Company in Strategic Marketing, Silver Winner untuk The Most Promising Company in Tactical Marketing, Bronze Winner untuk The Most Promising Company in Branding Campaign, Bronze Winner untuk The Most Promising Company in Entrepreneurial SoE’s, WIKA Beton, dan Special Mention CMO: Strategic Marketing

Direktur Utama Perseroan, Agung Budi Waskito, yang hadir pada salah satu rangkaian Jakarta Marketing Week, mengapresiasi penghargaan yang diberikan Markplus Inc. kepada perusahaannya. Menurutnya, hal itu adalah bentuk pengakuan yang luar biasa bagi dunia konstruksi di tengah perlambatan global yang terjadi saat ini.

“Kami menghaturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung Wijaya Karya. Semoga dengan apresiasi yang diberikan, kami dapat semakin terpacu untuk terus memberikan yang terbaik bagi negara,” terang Agung Budi Waskito, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (17/9).

Berita Terkait : Food Station Borong BUMD Marketeers Awards 2020

Proses seleksi penghargaan ini berlangsung dari Agustus hingga September 2020 dan diikuti berbagai perusahaan BUMN serta anak perusahaannya. Penilaian secara keseluruhan dilakukan langsung oleh para juri dari Indonesia Marketing Association (IMA) dengan mengelaborasi 3 faktor, yaitu: Strategic (Brand, product, customer management); Tactical (Sales & service); dan Special Mention (marketing 3.0, entrepreneurial SoE’s, branding campaign) berdasarkan materi yang di-submit, presentasi, dan wawancara dengan CEO.

Ciptakan Momentum
Dalam sambutan pembukanya, Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasihnya atas peran dan fungsi yang dilaksanakan BUMN dalam menghadapi Covid-19 hingga saat ini. Erick melihat bahwa BUMN tak ubahnya ujung tombak yang mampu ke titik-titik terdalam membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 sejak Maret 2020. 

Diakui Erick, dalam prosesnya, BUMN memang menghadapi berbagai tantangan berat melawan Covid-19. Akan tetapi, sebagai salah satu pilar pembangunan, BUMN tetap mampu menunjukkan kreativitas, inovasi, entrepreneurship dan leadership. “Ajang ini mendorong BUMN untuk selalu berkontribusi bagi masyarakat sekaligus juga mendorong untuk merealisasikan kinerja BUMN lebih tinggi dari tahun ke tahun,” ujar Erick.

Berita Terkait : Gencar Berinovasi, PTK Raih BUMN Marketeers Awards 2020

Pada kesempatan yang sama, Founder Mark Plus Inc., Hermawan Kertajaya, menyampaikan bahwa setelah kali ke delapan, ajang award ini digelar, BUMN Marketeers Award tahun ini digelar secara virtual sebagai respons atas masih berlangsungnya pandemi Covid-19 di tanah air. Walaupun demikian, hal itu terang pakar manajemen asal Surabaya tidak lantas mengurangi sedikitpun esensi ajang terbesar bagi para marketing enthusiast di Tanah Air ini.

Mengusung tajuk, “Seize the New Normal Momentum, New-Next-Post,” Hermawan menggarisbawahi pentingnya sebuah perusahaan untuk terus menciptakan inovasi, kreativitas, dan spirit of entrepreneurial dalam menghadapi Covid-19. Laiknya hukum fisika, P (momentum) = m (massa) x v (kecepatan). Dalam konteks bisnis di kala pandemi, rumus itu ternyata juga relevan. 

Perusahaan pada era Pandemi Covid-19 seperti ini, terang Hermawan, harus bisa mengoptimalkan brand-nya dengan optimal melalui omni-channel (Offline & online) marketing dan memadupadankan itu dengan waktu, ruang, dan situasi secara terukur. Semakin besar keduanya, semakin besar nilai momentum yang dihasilkan. “Perlu diingat, momentum itu adalah kunci utama untuk menggerakkan bisnis,” pungkasnya. [USU]