RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebuah produk bisa sampai ke tangan konsumen atau pelanggan ternyata cukup panjang. Sekian prosedur dan uji coba secara legal harus dilalui tak hanya di negara asal produk itu berasal tapi juga di negara tujuan, disamping tetap menjaga keamanan produk saat pengirimannya. Ada regulasi yang mengaturnya.

Regulasi itu mengatur antara lain setiap alat atau perangkat telekomunikasi yang dirakit, atau dimasukkan, untuk diperdagangkan dan/atau digunakan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib memenuhi persyaratan teknis, yang dibuktikan dengan sertifikat melalui proses sertifikasi.

Berita Terkait : Tetap di Kroasia, Timnas Indonesia U-19 Pindah Latihan Ke Split

Perusahaan penyedia perangkat jaringan TP Link Indonesia berusaha untuk menjaga kepercayaan pelanggan dengan memastikan kualitas produk tetap terjaga saat produksi, pengemasan, pengiriman dan menjalankan prosedur dan uji coba secara legal yang ditetapkan negara tujuan. "Itulah yang dilakukan TP-Link selama ini sehingga bisa dipastikan setiap produk memuaskan pelanggan,” kata Country Director TP-Link Indonesia, Sterling Li, di Jakarta,  Kamis (24/9).

Sebagai contoh untuk produk yaitu perangkat router, yang di Indonesia masuk ke dalam kategori perangkat telekomunikasi berdasarkan UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, khususnya Peraturan Menkominfo Nomor 16 Tahun 2018 tentang Ketentuan Operasional Sertifikasi Alat dan/ atau Perangkat Telekomunikasi, maupun Peraturan Menkominfo Nomor 10 Tahun 2019 tentang Persyaratan teknis Perangkat Router, dan regulasi terkait lainnya.

Berita Terkait : Pameran Indonesia Properti Virtual Expo di Perpanjang

Khusus untuk perangkat router, kata Sterling, regulasi di Indonesia melakukan uji atau tes perangkat di Balai Uji Dalam Negeri yang sudah ditentukan. Antara lain untuk mengetes radio frequency, tes electrical compability, dan tes keamanan. “Artinya setiap produk kita yang sampai ke konsumen dapat dipastikan sebagai produk yang terbaik dan keamanannya terjamin,” sambung Sterling.

Sterling menambahkan ketaatan pada regulasi yang berlaku di Indonesia menjadi kunci bagi TP-Link yang selama ini mendapat apresiasi tinggi dari para pelanggan di Indonesia.

Berita Terkait : Anak Usaha J Resources Sabet Penghargaan Pertambangan

Secara rinci, perangkat telekomunikasi yang berasal dari TP Link melampaui standar yang ditetapkan, baik dari sisi catu daya (power supply), kondisi lingkungan, sistem keselamatan dan keamanan, persyaratan keselamatan listrik, kesehatan dan Electromagnetic Compatibility (EMC), hingga sistem dan perangkat router. “Ini merupakan komitmen global kami untuk kepuasan para pelanggan kami di Indonesia dan seluruh dunia. Kami akan senantiasa mengikuti regulasi yang ada, untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami,” pungkas Sterling Li. [NOV]