Sebelumnya 
Ia menuturkan, pada pelatihan berbasis teknologi virtual reality bagi personel ARFF kali ini, modul yang digunakan adalah Fire Emergency Response sebagai simulasi dalam menangani situasi keadaan darurat di sisi udara Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Berita Terkait : Puncak Arus Balik Nataru, Bandara Angkasa Pura II Pastikan Kesiapan Personel Dan Fasilitas

Lewat modul itu, peserta disimulasikan sebagai pengendara kendaraan foam tender merek Oshkosh 3000 yang merupakan salah satu armada utama dalam penanganan keadaan darurat di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Modul itu juga memiliki lanskap lengkap sisi udara Soekarno Hatta seperti runway, taxiway, apron dan sebagainya. Ke depannya akan disiapkan berbagai modul lainnya dalam pelatihan ARFF.

Baca Juga : Infrastruktur Kebal Corona

Setelah unit ARFF, pelatihan berbasis virtual reality akan diimplementasikan bagi unit Aviation Security (Avsec) dan Apron Movement Control (AMC). “Ketiga unit itu yakni ARFF, Avsec dan AMC adalah unit operasi mandatori agar bandara dapat beroperasi dengan standar dan prosedur berbasis 3S + 1CC. Pelatihan berbasis teknologi virtual reality sendiri tidak mengambil alih keseluruhan proses pelatihan, tetapi melengkapi dan membuat lebih baik,” pungasnya. [KPJ]