RMco.id  Rakyat Merdeka - Langkah PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dalam menerapkan kaidah pertambangan berbuah manis. Anak usahanya: PT J Resources Bolaang Mongondow mendapatkan Thropy (Terbaik) dalam Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik untuk Kelompok komoditas mineral.

Penghargaan tertinggi di sektor mineral ini diberikan langsung Dirjen Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin dan disaksikan secara Virtual oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Presiden Direktur PSAB, Edi Permadi, yang menerima Thropy mengaku bangga dengan capaian ini. Menurutnya, capaian ini buah dari kerja sama semua tim. 

“Tetap semangat, seorang supermen tidak cukup dan tidak bermanfaat. Yang kita butuhkan saat ini adalah super tim,” ujarnya, Rabu (30/9).

Berita Terkait : Jangan Jadi Bangsa Pemalas, Ayo Berusaha, Jangan Nyerah

Perseroan, kata dia, selalu menempatkan aspek keselamatan dan tata kelola lingkungan yang baik sebagai prioritas. “Buah dari komitmen ini, kami mendapat apresiasi ini. Ini akan memacu kami untuk lebih baik lagi ke depan,” katanya.

Edi juga mengakui tidak mudah beroperasi di masa pandemi Corona. Situasi ini memberi tantangan tersendiri, sehingga bukan hal mudah menjaga sustainability produksi. “Namun demikian kami berusaha untuk tetap menjaga produksi agar sesuai dengan rencana penambangan di area main ridge dan Campsite di area Bakan,” katanya.

Di saat yang bersamaan, dua anak usaha PSAB juga berhasil meraih penghargaan dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dalam ajang IAGI Exploration Awards 2020. PT Arafura Surya Alam (ASA) untuk kategori sebagai Best Technical Discovery. Kemudian PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) untuk kategori Best People Development.

Pengembangan Aset 

Berita Terkait : TP-Link Indonesia Siap Penuhi Kepuasan Pelanggan

Bersama pemerintah pusat dan pemda, perseroan mulai melakukan proses awal penambangan di area Jalina dan Tapagale yang berada di Kontrak Karya PT J Resources Bolaang Mangondow.

Dalam hal konservasi mineral, anak perusahaan PSAB yang ada di Penjom, Malaysia telah berhasil melakukan implementasi flotation process yang lebih baik. Dengan teknologi ini perusahaan dapat me-recover mineral yang ada di tailing facility.

“Teknologi ini yang kita siapkan juga untuk menjawab tantangan pemanfaatan limbah untuk dapat di ekstrak mineral kadar rendahnya dan mengolah sisanya menjadi dry tail yang akan lebih comply ke lingkungan,” ujarnya.

Selain di site Bakan Provinsi Sulawesi Utara, PSAB juga mengolah tambang emas di Seruyung, Kalimantan Utara yang dikelola oleh PT Sago Prima Pratama dan kemudian tambang emas di Penjom-Malaysia.

Berita Terkait : Bank DKI Sabet Tiga Penghargaan

Perseroan juga melakukan proses persiapan konstruksi PT ASA untuk tambahan produksi di Kuartal IV-2021 dengan produksi equivalen dengan Bakan. Selain itu, perseroan melakukan green field project di Bolangitang dan Bulangidun. 

“Lalu tambang Pani juga dalam tahapan pembicaraan detail dengan PT Merdeka Copper Gold,Tbk dan Pemerintah,” tutupnya. [DIT]