RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung program IPDN menjadi smart campus. Kerjasama ini untuk memperkuat pelayanan perbankan digital dan transaksi keuangan di lingkungan IPDN.

Kerjasama kedua belah pihak dilaksanakan di Jakarta, Jumat (2/10). Hadir pada kesempatan tersebut Rektor IPDN Hadi Prabowo, Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto.

Berita Terkait : Kelola Aset, Taspen Percayakan Pada Kustodian BNI

Sis Apik Wijayanto mengatakan kerjasama ini diharapkan dapat membuat terobosan inovatif dalam rangka meningkatkan kinerja IPDN. Terobosannya dilakukan melalui penerapan cashless society di lingkungan IPDN, antara lain dengan menyediakan layanan jasa perbankan yang berbasis digital. “Program ini merupakan wujud nyata dukungan BNI kepada IPDN.

Dalam hal ini, BNI mendukung dalam pengembangan program Smart Campus seperti penggunaan Kartu Multifungsi Praja yang berfungsi sebagai kartu Identitas Praja, uang elektronik, kartu akses masuk ke fasilitas-fasilitas kampus, serta dapat dikembangkan sebagai e-absensi Praja,” ujar Sis Apik.

Berita Terkait : Mamuju Diguncang Gempa, BNI Serahkan Bantuan Untuk Korban

Rencana kerjasama bisnis antara BNI bersama IPDN ini akan diterapkan di seluruh Kampus IPDN sebagai aktivitas berkelanjutan dengan menerapkan solusi layanan keuangan bagi IPDN, para pegawainya (PNS dan non PNS), serta para mitra IPDN.

Sis Apik menambahkan kerja sama BNI dengan IPDN menjadi salah satu layanan dan solusi keuangan yang terpadu mulai dari tingkatan Institusi Kampus sampai dengan perorangan. “BNI berkomitmen untuk selalu mendukung pengembangan program Smart Campus IPDN, terkait digitalisasi kegiatan belajar mengajar untuk menghadapi tantangan di era digital dan khususnya di masa pandemik Covid -19 ini,” pungkas Sis Apik. [SRI]